Membuat Resah, “Pecinta Alam” Indonesia Hobi Nyampah

Membuat Resah, “Pecinta Alam” Indonesia Hobi Nyampah

Membuat Resah, “Pecinta Alam” Indonesia Hobi Nyampah

Semeru gunung nan indah. Tak termasuk udah berapa pendaki udah nikmati keindahannya. Tanggal 16 Desember 1969, seorang aktivis Indonesia bernama Soe Hok Gie meninggal di gunung ini. Dia nikmati kesibukan hiking, dan meninggal gara-gara menghirup gas beracun selagi mendaki Semeru sehari sebelum akan kembali tahun ke 27. Dia meninggal bersama dengan rekannya, Idhan Dhanvantari Lubis.

Semeru, tempat sampah raksasa

Semeru kini menjelma menjadi tempat sampah raksasa. Data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru perlihatkan tiap-tiap pengunjung mengikis kira-kira 0,5 kilogram sampah di Gunung Semeru. Padahal, tiap-tiap hari gunung berikut didaki 200-500 orang.

Membuat Resah, “Pecinta Alam” Indonesia Hobi Nyampah

“Artinya, di Gunung Semeru tersedia kira-kira 250 kilogram sampah per hari,” kata Khairunnisa, humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Kondisi berikut tidak cuma terjadi di Gunung Semeru. Sejumlah aktivis lingkungan menjelaskan tumpukan sampah menjadi panorama lazim di taman nasional dan gunung di Indonesia.
Rosek Nursahid, pegiat lingkungan dari lembaga ProFauna mengatakan, kebersihan taman nasional dan gunung di Indonesia sangat memprihatinkan, bahkan udah didalam taraf mengkhawatirkan.

Ironi pecinta alam Indonesia

Apa yang terjadi di Gunung Semeru semata-mata uraian muram dari tingkah laku banyak pecinta alam Indonesia yang ironisnya justru menyebabkan kerusakan alam bersama dengan meninggalkan sampah.

Seorang aktivis pemerhati lingkungan mengikuti kesibukan pengumpulan sampah di Gunung Merbabu terhadap akhir bulan September 2013 lalu. Ia menjumpai satu tim pendaki yang tidak membawa kantong sampah.

Tim pendaki yang mengaku “pecinta alam” ini justru heran menyaksikan rombongan si aktivis yang repot-repot membawa kantong sampah peranan memungut sampah.

Sedih hati ini ketika menyadari, justru banyak sekali “pecinta alam” kita yang tak cinta pada alam. Mereka hanyalah orang-orang serakah yang mau menikmati keindahan alam tanpa mau menjaganya dari sampah.

Melalui tulisan ini, saya hendak mengetuk hati Anda, rekan-rekan yang suka mendaki gunung dan menjelajahi alam. Tunjukkanlah kesejatian identitas rekan-rekan sebagai pecinta alam.

Ingatlah semboyan pecinta alam: “Take nothing but pictures. Leave nothing but footprints!”

“Jangan ambil apa pun kecuali foto. Jangan tinggalkan apa pun kecuali jejak!”

Solusi untuk mencegah taman nasional dan gunung tak jadi tempat sampah raksasa

Mari kita liat sejumlah solusi untuk mencegah agar taman nasional dan gunung tak jadi tempat sampah raksasa:

1. Pengunjung wajib membawa kantong sampah

Sebaiknya setiap pengunjung yang mendaki diwajibkan membawa kantong sampah sendiri. Kesadaran ini harusnya melekat di hati tiap pecinta alam. Tak perlu diawasi atau diingatkan oleh penjaga atau petugas. Kantong sampah sebaiknya juga memerhatikan soal pemilahan sampah. Sampah yang berbahaya, misalnya baterai bekas, harus dipisahkan.

2. Pengunjung diharapkan turun atau pulang sembari memungut sampah

Alangkah mulianya bila pendaki turun gunung sambil memungut sampah. Pahala Anda besar di surga! Jasa Anda besar bagi alam dan sesama.

3. Denda bagi yang bandel

Untuk mendidik pendaki Gunung Everest, Pemerintah Tibet mendenda Rp 1.415.380 untuk setiap kilogram sampah yang ditinggalkan pendaki.

Mungkin sulit untuk menerapkan hal ini di Indonesia. Tapi, idenya tetap bisa diterapkan dengan cara lain. Tim pendaki yang ketahuan telah meninggalkan sampah dan atau tidak mampu menunjukkan sampah yang telah mereka kumpulkan bisa saja dikenai denda uang atau denda sosial.

Pentingnya Melestarikan lingkungan dan alam

Pentingnya Melestarikan lingkungan dan alam

Lingkungan adalah perihal dasar berasal dari kehidupan manusia karena rusaknya lingkungan akan berdampak negatif bersama terjadinya bencanya alam sehingga wajiib terdapatnya usaha berasal dari manusia untuk menjaga serta melestarikan lingkungan.

Sarana sosial juga memberikan kemudahan memperoleh Info yang tidak tebatas oleh ruang dan waktu, serta mempertemukan orang orang bersama obyek yang serupa yaitu pelestarian lingkungan. Berbagai langkah pastinya akan dilakukan yang dengan lantang terus mengkampanyekan usaha pelestarian lingkungan melalui Info serta mengaplikasikan kegiatan di lapangan seperti penghijauan dan seminar.

Pentingnya Melestarikan lingkungan dan alam

Yang berdampak terhadap kesadaran manusia akan pentingnya lingkungan dilestarikan demi generasi penerus di jaman depan. Termasuk memelihara tanaman atau pohon demi kelestarian lingkungan hidup supaya kita bisa hidup bersama nyaman,dan kita terhitung dilarang untuk menelantarkan lahan karena lahan bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang baik.

Mengetahui Pentingnya Melestarikan lingkungan dan alam

Menjaga kelestarian lingkungan alam merupakan anggota berasal dari akhlak mulia yang wajib diterapkan oleh semua umat manusia. Hal ini untuk menjaga keberlangsungan kehidupan didunia dan menghindari rusaknya dan bencana yang berlangsung karena ulah berasal dari manusia yang jahil tangannya.

Tidak cuma menjaga kebersihan lingkungan pun untuk menjaga kelestarian hidup layaknya menanam pohon atau lakukan penghijauan, yang mana manfaatnya terlalu banyak untuk manusia. Melakukan penghijauan bisa di pekarangan rumah, ditaman, di pinggiran jalan dan lingkungan lainnya, manfaat berasal dari penanaman ini adalah kita bisa menghirup hawa yang segar.

Menghasilkan oksigen berasal dari pepohanan tersebut, menyerap karbondioksida, menyerap panas, menyaring debu, meredam kebisingan,menjaga kestabilan tanah, mengikat air dipori tanah bersama mekanisme kapilaritas dan tegangan permukaan supaya berfungsi untuk menyimpan air terhadap musim hujan dan menambahkan air terhadap musim kemarau.

Mengenai cara-cara untuk melestarikan lingkungan hidup, yaitu bersama langkah menjaga kebersihan ligkungan, menggunakan tanah tandus, penetapan tempat konservasi, penanaman pohon dan lakukan penghijauan, menjaga keseimbangan alam. Dan manfaat berasal dari menjaga kelestarian alam adalah terhindar berasal dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat, lingkungan jadi lebih sejuk, bebas berasal dari polusi udara, air jadi lebih bersih dan aman untuk diminum, lebih tenang dalam menggerakkan kesibukan sehari-hari.

Masih banyak juga manfaat berasal dari menjaga kelestarian lingkungan dan alam, maka berasal dari itu kita wajib jelas dapat pentingnya kebersihan lingkungan jadi berasal dari tempat tinggal kita sendiri. Lingkungan dapat lebih baik jikalau semua orang jelas dan bertanggung jawab dapat kebersihan lingkungan.

5 Wisata Goa Yang Wajib Di Kunjungi di Jawa Barat

Jawa Barat mereupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memilki wisata alam yang sangat banyak. Gunung-gunung di Jawa Barat sudah sangat terkenal di seluruh Indonesia dan banyak menarik minat para pecinta alam untuk menaklukan gunung yang ada disana. Namun tidak hanya itu saja yang menjadi tempat wisata alam di Jawa Barat. Disana juga ada wisata goa yang masih tersembunyi dan belum banyak orang yang tahu.

Wiata goa di Jawa Barat menjaid hal yang masih terdengar asing bagi para pecinta alam di seluruh Indonesia. Hal tersebut disebabkan lebih terkenalnya wisata gunung yang ada di Jawa Barat.hal tersebut membuat wisata goa yang ada disana masih asri an tidak mengalami kerusakan akibat banyak dikunjungi oleh para wisatawan.

Deretan Wisata Goa di Jawa Barat

1.Goa Sunyaragi

Goa yang berada di Kelurahan Sunyaragi, Kota Cirebon ini berdiri di atas lahan seluas 15.000 meter persegi. Goa ini merupakan miik dari B keratin kesepuhan Cirebon yang sudah menjadi hak milik secara turun temurun. Goa yang berada di atas taman ini memopunyai fungsi awal sebagai tempat menyepi para warga keratin dan sekitarnya. Keindahan goa ini terlihat dari lorong yang beriliku-liku dan minimnya cahaya yang masuk memberikan anda sensai goa yang sesungguhnya. Di sekitar goa ini juga terdapat banyak tempat yang keratin Cirebon, jadi jika anda datang untuk berwisata ke goa ini, mohon untuk menjaga prilaku anda elam disana, karena tempat goa tersebut sering digunakan untuk menyepi atau bermeditasi.

2.Goa Belanda

Goa Belanda

Goa ini berada di wilayah Dago, Bandung Jawa Barat.  Goa ini dibangun pada masa penjajahan Belanda di Indonesia. Jika anda menyukai tepat wisata yang berbau mistis, tempat ini wajib untuk anda kunjungi. Ke angkeran goa inisudah tersebar luas di masyarakat Bandung. Banyak para wisatawan dari seluruh Indonesia datang untuk merasakan langsung atmosfer yang ada di Goa ini. sejarah goa ini digunakan untuk menyimpan para tahanan Orang Indonesia yang bekerja rodi dan tepat penyiksaan mereka. Sudah kebayangkan kawan bagaimana mencekamnyabkeadaan di dalam.

3.Goa Pawon

Goa Pawon

Salah satu goa yang berada di Kabupaten Jawa Barat ini menyimpan kisah yang sangat unik, goa ini ternyata menjadi salah satu tempat tepian danau purba. Didalam goa ini juga ditemukan alat-alat budiday yang disinyalir menjadi alat yang dipakai oleh amnesia purba aman dahulu. Jika anda ingin melihat benda-benda purba, anda isa datang ke goa ini dan merasakan sensasi zaman purba yng tergambar jelas di goa ini.

4. Goa Buni Ayu

Goa Buni Ayu

Goa ini merupakan wisata goa yang paling indah di Jawa Barat.terletak di daerah Sukabumi, tempat ini menjadi daya trik wisatawan nomor satu di Sukabumi. Sesuai dengan namanyanya Buni Ayu yang mempunyai Arti KEcantikan yang tersebunyi, Goa ini masih sangat asri dan tidak banyak yang mengunjungi goa ini. Rangkaian batu yang ada di dalam goa tersebut seperti stalagmtit dan stalagnit yang berpadu di nebanvah keindahan di dalam goa tersebut. Di sana juga ada aliran air yang menambah keindahan goa tersebut. Suara deruan air yang tercipta karena bertabrakan dengan batu yang ad disana membuat suasana di dalam goa sangatlah asri. Minimnya cahaya yang masuk membuat anda bisa merasakan suasana goa asli yang belum ada manusia di dalamnya. Bagi anda yang menyukai wisata antimainstream bisa mencoba datang dan merasakan wisata di goa yang ada di Jawa Barat.

5.Goa Jepang

Goa Jepang

Goa Jepang ini berada di Dago, Bandung Jawa Barat. Goa ini menyediakan suasana angker bagi setiap pengunjung yang datang. Tempat ini sering dijadikan tempat beruji nyali untuk membuktikan hal janggal disana. Goa yang dibangun pada saat penjajahan jepang digunakan untuk menahan para pemberontak. Disana juga menjadi tempat pembantaian tahanan Indonesia yang tidak mau mematuhi aturan yang dibuat oleh Jepang.

Goa Gong Pcaitan

Goa Gong, Keindahan Yang Tersembunyi Di Pacitan

Banyak tempat wisata yang menghadirkan keindahan alam. Indonesia merupakan surga bagi para pecinta pantai dan dataran dalam daftar pegunungan terbaik. Pantai indah yang tersebar luas dari sabang sampai marauke dan gunung-gunung indah yang berdiri dengan gagah di nusantara ini membius para wisatawan dan pecint alam dari dalam maupun luar negeri.

Selain gunung dan  pantai, Indonesia juga menyimpan keindahan lain. Goa menjadi salah satu tempat wisata yang belum banyak orang ketahui. Keindahan Goa yang ada di Indonesia juga tidak kalah dengan wisata goa yang ada di luar negeri. Suasana berbeda yang ditawarkan menjadi hal baru bagi wisatawan yang datang berkunjung.

Salah satu goa indah yang ada di Indonesia adalah Goa Gong yang berada di Pacitan Jawa Timur. Menurut desas-desus yang beredar, goa ini menjadi salah satu goa yang terindah se asia tenggara.

Goa ini ditemukan pertama kali oleh Mbah Joyorejo dan Mbah Noyosemito pada tahun 1924. Kisah tersebut berawal dari kampung dari kedua orang ini mengalami kekeringan karena diterpa musim kemarau yang Panjang. Karena ingin pulang dengan membawa air, mereka nekat untuk memeriksa semua tempat yang ada di sekitar mereka dan akhirnya menemukan goa tidak jauh dari perkampungannya. Suasana disana sangat angker dan membuat mereka takut pada awalnya, namun karena sangat butuh dengan air, mereka memberanikan diri untuk masuk kesana dan memeriksa goa tersebut. Hasilnya mereka menemukan sumber air yang bisa dipakai untuk para warga perkampungan.

Cerita ini terus berkembang dan akhirnya pada tahun 1995, Surahmin mengadakan ekspedisi dengan 9 rekannya ke dalam goa tersebut dan hasilnya membuat terpesona tim ekspedisi tersebut.

Goa yang memilki kedalaman sekitar 300 meter ini dihiasi oleh formasi batuan yang terbentuk dari stalagtit dan stalaknit yang sudah berusia skitar 1000 tahun lebih. Pencahayaan yang dipasang di dalam goa tersebut menambah keindahan goa tersebut. Cahaya yang dipantulkan oleh stalagnit dan stalaknit mmbuat keindahan tersendiri.

Dalam goa ini juga terdapat 4 kolam sumber air dan 7 ruangan yang berada di dalam goa tersebut. Nama gong sendiri tercipta karena batuan dalam goa tersebut jika dipukul dapat menimbulkan bunyi instrumental alat music tradisional gong.

Hal tersebut menjadi keunikan tersendiri bagi goa ini. Pada zaman dulu goa ini dikatakan angker karena warga sekitar mendengar suara gong dari dalam goa. Ternyata suara itu berasal dari tetsan air yang jatuh ke bebatuan yang ada di dalam dan menghasilkan suara gong.

Goa Gong ini juga pernah digunakan untuk pertunjukan music dan disiarka ke empat negara untuk mempromosikan keindahan goa ini. Saat ini pengunjung goa ini sudah berdatangan dari luar daerah pacitan, bahkan turis luar negeri sudah banyak yang berdatangan untuk melihatt keindahan goa ini.

Jam oeprasional di wisata Goa Gong ini adalah dibuka mulai pukul 07.00 wib samapi ditutup pukul 16.00 WIB. Diingat ya kawan, jangan sampai karena saking seru mengeksplor goa tersebut hingga lupa waktu dan bermalam di goa tersebut.

Bagi wisatwan tidak perlu khawatir kelaparan, karena di sekitar sana banyak warga sekitar yang menjual makanan khas daerah pacitan yang bisa kalian cicipi. Harga dari kuliner disana pun terjangkau untuk kantong anda. Selamat menikmati wisata Goa Gong di Pacitan ya kawan. 

Awas, Jangan Lakukan Hal Ini Saat Mendaki Gunung

Awas, Jangan Lakukan Hal Ini Saat Mendaki Gunung

Mendaki gunung merupakan hal yang banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Dari remaja hingga umur yang sudah lanjut melakukan kegiatan ini. Banyaknya gunung yang tersebar di Indonesia membuat minat para pendaki di Indoensia tidak pernah surut. Banyak pendaki pemula yang sudah memberanikan diri untuk mulai mendaki gunung yang ada di Indonesia.

hal tersebut membuat gunung menjadi destinasi yangramai saat memasuki musim libur. Namun saat mendaki gunung ada peraturan yang tertulis ataupun tidak tertulis yang harus kita patuhi. Peraturan tersebut dibuat dengan tujuan untuk memelihara alam yang ada di gunung tersebut dan keamanan para pendaki yang sedang mendaki disana.

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Mendaki Gunung

Banyak pendaki pemula yang mendaki tanpa mematuhi aturan yang ada. Hal tersebut bisa membahayakan keselamatan pendaki itu sendiri dan kelestarian alam yang ada disana. Berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat mendaki gunung.

1.Membuang Sampah Sembarangan

Awas, Jangan Lakukan Hal Ini Saat Mendaki Gunung

Membuang sampah sembarangan merupakan hal yang tidak boleh dilakukan saat mendaki. Karena akan menganggu kelestarian lingkungan yang ada disana. Sampah yang dibuang sebarangan disana akan mencemari tumbuhan yang ada disana. Hal tersebut bisa membuat beberapa tanaman yang ada disana mati karena tercemar dari sampah yang dibuang disana. Selain mengancam kelestarian dari lingkungan di gunung, membuang sampah sembarangan juga bisa menganggu keindahan yang ada di gunung tersebut. Pemandangan yang indah akan terganggu dengan adanya sampah yang menumpuk. Selain itu, bau yang ditimbulkan juga pasti sangat menganggu para pendaki yang melewati jalur tersebut. Kita tidak mau kan saat kita ke gunung untuk menikmati keindahan alam tapi malah terganggu karena tumpukan sampah yang dibuang sembarangan disana.

2. Membuang Puntung Rokok Sembarangan

Membuang Puntung Rokok Sembarangan

Para perokok diharapkan untuk tidak membuang punting rokok sembarangan di gunung. Hal tersebut dikarenakan dapat berpotensi menyebabkan kebakaran hutan yang ada di gunung. Saat kita mendaki di musim kemarau, banyak daun kering yang jatuh berguguran di jalur yang biasa dilewati oleh pendaki. Jika kamu membuang punting rokok yang ke daun kering tersebut mampu menimbulkan nyala api. Keringnya daun disana membuat api merambat  dengan cepat dan membakar hutan yang ada disana. Jika kebakaran hutan terjadi, lingkungan alam disana akan hangus, lalu membahayakan pendaki yang terjebak dalam kebakaran tersebut dan mampu memusnahkan spesies tanaman atau hewan yang mati akibat kebakaran yang hanya b\erawal dari punting rokok. Jadi bagi kamu yang seorang perokok, punting rokok bisa anda taruh di sebuah kantong sampah dan setelah dibawah baru dibuang ke tempat sampah.

3.Memetik Bunga Atau Tanaman

emetik Bunga Atau Tanaman

Suburnya alam yang ada di gunung membuat banyak tumbuhan dan bunga tumbuh disana. Banyak diantaranya mempunyai bentuk yang indah, bahkan tanaman atau bunga tersebut hanya bisa tumbuh di gunung itu saja. Karena untuk menjaga kelestarian dari tumbuhan tersebut, kamu dilarang untuk memetic tumbuhan atau bunga tersebut. Jika semua orang yang mendaki memetik bunga atau tumbuhan yang ada disana, maka semakin lama tanaman atau bunga tersbut akan hilang karena habis diambil oleh para pendaki dan tidak bisa tumbuh lagi.

4.Berbicara Kasar dan Tidak Sopan

Berbicara Kasar dan Tidak Sopan

Prilaku merupakan salah satu aspek yang harus dijaga saat mendaki. Hal tersebut merupakan peraturan yang tidak tertulis yang harus dipatuhi oleh pendaki. Tujuan dari adanya peraturan itu adalah untuk menjaga keselamatan para pendaki. Karena ada beberapa mitos di gunung jika prilaku kita tidak baik akan mengalami kendala saat mendaki atau bahkan sampai hilang saat pendakian. Jadi buat kamu tolong jangan berprilaku yang buruk ya.

air terjun di malang

4 Wisata Air Terjun Tersembunyi di Malang

Wisata di kota Malang maupun Kabupaten Malang tidak hanya terbatas oleh gunung dan pantai. Air terjun menjadi tempat wisata yang menjadi daya Tarik selanjutnya dari daerah tersebut. Banyak orang yang berbondong-bondong datang ke wisata air terjun tersebut Karena akses jalan yang mudah, harga tiket masuk yang terjangkau dan medan yang tidak terl;alu berat untuk mencapai air terjun tersebut.

Tidak hanya wisatawan dari daerah malang saja yang datang, banyak wisatawan dari luar kota seperti Jakarta, Surabaya dan Madura yang datang untuk melihat keindahan dari air terjun yang tersembunyi di Malang.

Wisata Air Terjun di Malang Jawa Timur

Di balik gunung yang mengelilingin Kota Malang Maupun Kabupaten Malang, tersembunyi air terjun yang tidak kalah indah. Bagi sobat pecinta alam yang ingin menikmati wisata air terjun di malang, berikut kami berikan 4 tempat air terjun  di Malang rekomendasi dari kami.

1.Air terjun Jahe

Air terjun Jahe

Coban Jahe atau Air Terjun Jahe yang terletak di Desa Pandasnari, Kecamatan Jagung terkenal dengan rute yang mudah dilalui. Medan untuk menggapai air terjun tersebut juga tidaklah sulit, dari parkiran motor air terjun tersebut sudah terlihat dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 5 menit untuk mencapai air terjun tersebut.

Di bawah air terjun terbentuk kolam yang dangkal, cocok untuk para keluarga yang membawa anak yang berusia masih dibawah 10 tahun untuk main air di kolam tersebut. Batu-batu yang berjejer di bawah air terjun juga menambah keindahan dari air terjun tersebut.

2.Air terjun Rais

Air terjun Rais

Jika anda menyukai tantangan, coban rais atau air terjun  lah jawabannya. Untuk mencapai Air Terjun ini anda harus mlewati medan yang cukup berat. Waktu dari parkiran untuk mencapai Air Terjun tersebut. Selama perjalanan, anda akan disuguhkan pemandangan yang sangat indah, seperti sungai dan bahkan ada satu spot dalam perjalan tersebut dipenuhi oleh kupu-kupu, jadi rasa lelah anda akan teralihkan dengan keindahan tersebut.

Tidak usah khawatir tersesat, dalam perjalanan sudah banyak dipasang penanda jalan untuk mencapai lokasi tujuan. Suhu air di coban ini sangatlah dingin, bahkan terasa seperti memegang es jika kita mencelupkan tangan pada air disana.

3.Air Terjun Kodok

Air Terjun Kodok

Air terjun yang terletak di Dusun Gamul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, menjadi tempat wisata air terjun yang tersembunyi dan belum banyak wisatawan yang tahu tempat tersebut. Ini cocok buat anda para pecinta alam yang menyukai tempat baru dan kesunyian.

Jalan menuju Air Terjun Kodok masih belum ada penanda jalannya, jadi anda jika ingin menuju kesana harus menanyakan jalan kepada warga sekitar. Untuk tempat parkir juga dititipkan di rumah warga sekitar. Suasana yang masih asri menjadi daya Tarik tersendiri dari air terjun ini.

4.Air Terjun Sewu

Air Terjun Sewu

Air Terjun Sewu atau Coban Sewu terletak di perbatasan antara Malang dan Lumajang. Air Terjun sewu merupakan bahasa Jawa yang mempunyai arti air terjun seribu. Nama tersebut diberikan Karena terdapat banyak sekali aliran air yang membentuk air terjun dalam satu lokasi tersebut.

Jalan yang dilalui untuk mencapai lokasi tersebut adalah anak tangga yang terbuat dari bambu hasil kreasi warga sekitar. Anda harus berhati-hati melewati jalur tersebut karena licin. Di sekitar lokasi juga banyak tempat kuliner untuk mengisi perut anda yang sudah lapar saat melakukan perjalanan.

Gunung Angker DI Malang

3 Deretan Gunung Angker Di Jawa Timur

Para Sobat Pecinta Alam pasti sangat senang mendaki gunung, setiap gunung mempunyai ciri khas dan karakteristik masing-masing. Walau satu gunung jika ditempuh dengan jalur yang berbeda pasti mempunyai kesulitan medan masing-masing.

Salah satu karakteristik gunung-gunung yang ada di Indonesia adalah adanya cerita mistis yang menempel dan menjadi image pada gunung tersebut. Ada beberapa gunung yang mempunyai pantangan yang tidak boleh dilanggar untuk mendaki, dengan keyakinan untuk menjaga keselamatan para pendaki dari godaan makhluk halus. Tidak sedikit warga setempat meyakini, bahwa hilangnya para pendaki yang terjad di gunung yang ada di Indonesia Karena hal mistis yang terjadi di gunung tersebut

Gunung Angker Yang Berada di Jawa Timur

Jawa Timur merupakan daerah yang dilkelilingi oleh gunung-gunung tinggi yang ada di Indonesia. Bahkan gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa terletak di daerah Jawa Timur. Hal tersebut banyak mengundang para pecinta alam khususnya yang menyuaki mendaki gunung datang berbondong-bondong kesana untuk mencoba menaklukan satu persatu gunung yang ada disana.

Namun, dari banyaknya gunung yang berada di Jawa Timur, tidak sedikit pula yang menyajikan cerita sangat horror dan mistis. Bahkan sudah tertanam julukan gunung angker yang tertanam dipada beberapa gunung tersebut. Berikut kami berikan daftar beberapa gunung angker yang berada di Jawa Timur.

1.Gunung Arjuno

Gunung Arjuno

Gunung Arjuno yang terletak di perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan Jawa Timur menyajikan kisah mistis yang mebuat nyali setiap para pendaki menciut sebelum melakukan pendakian. Sudah banyak para pendaki gunung yang tidak kembali atau menghilang setelah mendaki gunung tersebut. Beberapa spot telah di cap menjadi tempat paling angker oleh para pendaki dan mereka harus berhati-hati pada saat melewati spot tersebut.

Kawasan Alas Lali Jiwa merupakan spot paling angker di Gunung Arjuno, kawasan tersebut dipenuhi dengan pohon cemara disekitarnya, banyak pendaki yang hilang di kawasan tersebut dan tidak ditemukan kembali. Selain itu, Pasar Setan merupakan spot selanjutnya disana yang membuat pendaki ketakutan. Mitosnya, pada spot tersebut terjadi transaksi makhluk halus dan di sekitar tempat tersebut terdapat banyak makam.

Banyak pendaki yang juga mendengar suara gamelan dan riuh di Gunung Arjuno di siang ataupun malam hari dan mitosnya bila mendengar suara tersebut akan ada sesuatu yang buruk terjadi pada pendakian tersebut.

2.Gunung Lawu

Gunung Lawu

Gunung Lawu tidak Kalah angker dari pada Gunung Arjuno, banyak cerita mistis yang beredar bahwa ada hari-hari tertentu yang tidak diperbolehkan para pendaki masuk ke wilayah Gunung Lawu. Spot paling angker di gunung ini adalah spot bulak peperangan yang terletak dekat dengan puncak Gunung Lawu. Pada spot ini sering terdengar suara riuh seperti ada sekelompok orang yang berperang antara satu dengan yang lainnya.

Lalu ada pasar setan yang tidak kalah seram dengan spot bulak peperangan. Pada spot ini sering terdengar suara riuh pada malam hari seperti di pasar pada umunya. Lalu dalam mendaki gunung ini juga ada bebrapa pantangan yang tidak boleh dilanggar saat mendaki, mitos warga setempat jika dilanggar akan mendapatkan gangguan makhluk halus di gunung tersebut. Larangannya adalah tidak boleh bicara sembarangan, pada saat mendaki tidak boleh memakai perlengkapan berwarna hijau dan dilarang mendaki dalam jumlah ganjil.

3.Gunung Kawi

Gunung Kawi

Gunung Kawi merupakan Gunung yang terkenal tempat para penduduk setempat untuk melakukan pesugihan, Mitosnya jika pendaki melihat monyet di gunung tesebut saat mendaki, konon katanya monyet itu adalah korban dari tumbal pesugihan yang dilakukan di tempat tersebut.

Banyak para pendaki yang telah mendaki gunung tersebut mendengar suara tangisan, selain itu karena tepat dialkukannya pesugihan, para pendaki akan sering menemui sesajen yang digunakan dalam ritual pesugihan tersebut.

Pantai di Malang

Rekomendasi 3 Pantai Yang Wajib Dikunjungi saat di Malang

Malang merupakan kota Dataran tinggi di Jawa Timur, Dikelilingi  oleh gunung-gunung tinggi Yang berada di Jawa Timur, menjadikan Malang terkenal sebagai kota wisata seribu gunung. Banyak para pendaki dari seluruh penjuru Indonesia datang ke Malang untuk mencoba mendaki gunung-gunung yang berada di daerah tersebut. Gunung yang paling popular didaerah malang dan paling sering didaki oleh para pecinta alam di seluruh Indonesia adalah Gunung Semeru, Gunung Arjuno, dan masih Banyak lagi.

Namun jika kita membicarakan gunung yang berada di Malang merupakan hal yang sudah biasa didengar oleh para pacinta alam. Dibalik eksotisnya gunung-gunung yang berada di Malang, tersimpan pantai-pantai indah yang menjadi harta karun bagi para pecinta alam untuk dikunjungi. Wilayah Malang selatan merupakan deretan pantai indah yang saling berdekatan dan mempunyai keindahan yang tidak kalah dari pantai Lombok, pantai kuta atau yang lainnya. Jalur untuk mencapai pantai-pantai yang berada di malang sudah dapat dilalui oleh motor dan mobil, jadi sangat praktis bagi para wisatawan untuk mencapai tempat tersebut.

Pantai yang Wajib Dikunjungi di Malang

Pantai-pantai di Malang menjadi daya Tarik sendiri untuk para pecinta alam karena keadaannya yang masih asri dan tidak banyak pengunjung yang datang kesana. Para pecinta alam lebih berfokus untuk mendaki gunung-gunung terkenal yang menyebabkan pantai di Malang masih minim pengunjung. Hal ini cocok untuk anda pecinta alam yang menyukai ketenangan dalam, menikmati alam terbuka. Berikut kami berikan rekomendasi pantai yang wajib anda kunjungi saat berlibur ke Malang.

1.Pantai Sendang Biru

Pantai Sendang Biru

Pantai Sendang Biru terletak di Dusun Sendang biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing, Kabupaten Malang. Dapat ditempuh dengan motor atau mobil dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam dari Kota Malang. Untuk anda para pecinta alam yang datang ke Malang dan tidak punya kendaraan. Anda bisa menyewa motor tempat penyewaan motor yang berada di Kota Malang dengan tariff 400-800 ribu rupiah untuk satu hari.

Pantai Sendang Biru menyajikan keindahan Laut dengan air yang sangat jernih, dengan mata telanjang anda bisa dengan jelas melihat dasar laut yang berada disana, ikan-ikan dan biota laut lain disana masih sangat banyak dan berkembang biak disana. Anda juga diperbolehkan untuk berenang di garis patai bahkan untuk menyelam pun diperbolehkan. Saat menyelam anda bisa lebih jelas lagi melihat kehidupan di bawah laut dan bisa bermain dengan ikan-ikan yag berada disana.

Disana juga disediakan penyewaan perahu motor atau dayung untuk mengelilingi pulau sempu yang berada dekat dengan Pantai Sendang Biru. Selain itu, disekitar Pantai tersebut banyak menyediakan tempat makan sea food yang merupakan hasil tangkapan nelayan langsung dari laut sekitar pantai itu. Jadi Anda tidak usah khawatir kelaparan dan kesusahan mencari makan disana.

Harga tiket masuk juga sangat terjangkau yaitu 5000 rupiah per orang, jika anda ingin menginap di sekitar pantai juga ada homestay yang disewakan untuk para wisatawan yang hadir. Kebanyakan pengunjung pantai tersebiut adalah mahasiswa yang berkuliah di daerah Malang Jawa Timur.

2.Pantai Watu Leter

Pantai Watu Leter

Pantai Watu Leter Terletak di Dusun Rowotrate, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.  Waktu yang ditempuh jika berangkat dari Kota Malang sekitar 2-3 jam perjalanan menggunakan motor atau mobil.

Pantai ini sangat menantang bagi para pecinta alam yang datang kesini, anda akan disuguhkan medan yang berat untuk mencapai bibir dari pantai tersebut. Tidak sedikit para wisatawan datang karena penasaran dengan medan yang akan dilaluin untuk mencapai bibir pantai ini.

Usaha anda akan terbayarkan saat mencapai di bibir pantai, karena akan disuguhkan dengan jernihnya air laut yang terbentang luas. Pantai ini dikelilingi banyak tebing karang yang cukup besar. Bongkahan batu bkarang ini banyak tersebar di bibir pantai yang menambah keindahan dari pantai watu ler.

Jika anda beruntung anda juga bisa melihat penyu yang datang ke bibir pantai untuk bertelur. Di pantai ini juga bisa mendirikan tenda untuk berkemah dan bermalam disana.

3.Pantai Nganteb

Pantai Nganteb

Bagi anda yang mencari pantai dengan besar ombak yang sedang, Pantai Nganteb menjadi pilihan yang tepat, pantai ini berada di Dusun Sukorejo, Desa Tumpakrejo , Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Pantai tersebut 57  kilometer dari Kota Malang.

Ombak yang ada di pantai ini di level sedang hingga besar, jadi para pengunjung tidak disarankan untuk berenang di bibir pantai. Bagi anda pecinta surfing, bisa melakukan hal tesebiut di pantai ini. Dengan besar ombak yang ada di pantai ini para peselancar pemula atau professional banyak datang untuk mencoba ombak yang ada di pantai ini.

Tiket masuk ke pantai ini juga sangat terjangkau yaitu Rp 10.000. anda juga bisa berkemah ditempat yang sudah disediakan oleh pengelola pantai.