Arsip Kategori: Daki gunung

Awas, Jangan Lakukan Hal Ini Saat Mendaki Gunung

Awas, Jangan Lakukan Hal Ini Saat Mendaki Gunung

Mendaki gunung merupakan hal yang banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Dari remaja hingga umur yang sudah lanjut melakukan kegiatan ini. Banyaknya gunung yang tersebar di Indonesia membuat minat para pendaki di Indoensia tidak pernah surut. Banyak pendaki pemula yang sudah memberanikan diri untuk mulai mendaki gunung yang ada di Indonesia.

hal tersebut membuat gunung menjadi destinasi yangramai saat memasuki musim libur. Namun saat mendaki gunung ada peraturan yang tertulis ataupun tidak tertulis yang harus kita patuhi. Peraturan tersebut dibuat dengan tujuan untuk memelihara alam yang ada di gunung tersebut dan keamanan para pendaki yang sedang mendaki disana.

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Mendaki Gunung

Banyak pendaki pemula yang mendaki tanpa mematuhi aturan yang ada. Hal tersebut bisa membahayakan keselamatan pendaki itu sendiri dan kelestarian alam yang ada disana. Berikut beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat mendaki gunung.

1.Membuang Sampah Sembarangan

Awas, Jangan Lakukan Hal Ini Saat Mendaki Gunung

Membuang sampah sembarangan merupakan hal yang tidak boleh dilakukan saat mendaki. Karena akan menganggu kelestarian lingkungan yang ada disana. Sampah yang dibuang sebarangan disana akan mencemari tumbuhan yang ada disana. Hal tersebut bisa membuat beberapa tanaman yang ada disana mati karena tercemar dari sampah yang dibuang disana. Selain mengancam kelestarian dari lingkungan di gunung, membuang sampah sembarangan juga bisa menganggu keindahan yang ada di gunung tersebut. Pemandangan yang indah akan terganggu dengan adanya sampah yang menumpuk. Selain itu, bau yang ditimbulkan juga pasti sangat menganggu para pendaki yang melewati jalur tersebut. Kita tidak mau kan saat kita ke gunung untuk menikmati keindahan alam tapi malah terganggu karena tumpukan sampah yang dibuang sembarangan disana.

2. Membuang Puntung Rokok Sembarangan

Membuang Puntung Rokok Sembarangan

Para perokok diharapkan untuk tidak membuang punting rokok sembarangan di gunung. Hal tersebut dikarenakan dapat berpotensi menyebabkan kebakaran hutan yang ada di gunung. Saat kita mendaki di musim kemarau, banyak daun kering yang jatuh berguguran di jalur yang biasa dilewati oleh pendaki. Jika kamu membuang punting rokok yang ke daun kering tersebut mampu menimbulkan nyala api. Keringnya daun disana membuat api merambat  dengan cepat dan membakar hutan yang ada disana. Jika kebakaran hutan terjadi, lingkungan alam disana akan hangus, lalu membahayakan pendaki yang terjebak dalam kebakaran tersebut dan mampu memusnahkan spesies tanaman atau hewan yang mati akibat kebakaran yang hanya b\erawal dari punting rokok. Jadi bagi kamu yang seorang perokok, punting rokok bisa anda taruh di sebuah kantong sampah dan setelah dibawah baru dibuang ke tempat sampah.

3.Memetik Bunga Atau Tanaman

emetik Bunga Atau Tanaman

Suburnya alam yang ada di gunung membuat banyak tumbuhan dan bunga tumbuh disana. Banyak diantaranya mempunyai bentuk yang indah, bahkan tanaman atau bunga tersebut hanya bisa tumbuh di gunung itu saja. Karena untuk menjaga kelestarian dari tumbuhan tersebut, kamu dilarang untuk memetic tumbuhan atau bunga tersebut. Jika semua orang yang mendaki memetik bunga atau tumbuhan yang ada disana, maka semakin lama tanaman atau bunga tersbut akan hilang karena habis diambil oleh para pendaki dan tidak bisa tumbuh lagi.

4.Berbicara Kasar dan Tidak Sopan

Berbicara Kasar dan Tidak Sopan

Prilaku merupakan salah satu aspek yang harus dijaga saat mendaki. Hal tersebut merupakan peraturan yang tidak tertulis yang harus dipatuhi oleh pendaki. Tujuan dari adanya peraturan itu adalah untuk menjaga keselamatan para pendaki. Karena ada beberapa mitos di gunung jika prilaku kita tidak baik akan mengalami kendala saat mendaki atau bahkan sampai hilang saat pendakian. Jadi buat kamu tolong jangan berprilaku yang buruk ya.

Tips Penting Saat Liburan ke Alam Terbuka

Apakah kamu sedang merencanakan pergi ke alam terbuka? Jika iya, apa kamu sudah tahu apa saja yang harus dipersiapkan? Alam terbuka memang bisa menjadi media yang bagus untuk kembali menyegarkan pikiran kita, namun jika tidak dipersiapkan dengan baik nantinya kita malah tidak nyaman dengan keadaan yang ada.

Ada beragam hal yang harus kamu persiapkan sebelum berlibur ke alam terbuka, berikut ini kami akan menunjukkan kepada kamu kira-kira ada apa saja hal yang harus kamu siapkan ketika sedang berlibur ke alam.

Siapkan Ini Saat Pergi ke Alam

1.Bawa Baju Secukupnya

Pertama yang harus kamu perhatikan adalah kamu harus membawa baju secukupnya. Kenapa? Karena kamu akan memikul tas kamu sendirian, berat pasti jika terlalu banyak membawa baju, apa lagi kalau tidak semuanya akan terpakai.

Dengan mengurangi pembawaan baju, kita juga bisa menyiapkan ruang yang lebih berguna untuk barang bawaan lainnya. Jadi janganlah bawa terlalu banyak baju, karena itu bukan pilihan yang terbaik.

2. Bawa Bekal

Jangan bawa bekal yang berat, bawalah bekal yang bisa mengganjal perut kamu selama di perjalanan, seperti misalnya roti, biskuit, atau apa pun yang dapat mengganjal rasa laparmu.

Ini dirasa penting, karena ketika berlibur di alam berbuka tidak mudah untuk menemukan pedagang makanan. Sebabnya kamu wajib untuk waspada, dari pada kita tidak merasa nyaman ketika sedang berlibur.

3. Membawa Kompor Portable

Kompor portable adalah alat yang wajib banget kamu bawa ketika menginap berhari-hari di alam terbuka. Karena ini bisa menjadi barang yang akan menyelamatkan perut kamu. Memasak dengan kompor portabel akan lebih mudah dibandingkan dengan menyalakan api unggun terlebih dahulu.

4. Bawa Lotion Anti Serangga

Di alam terbuka banyak serangga yang akan mengganggu kamu, tentunya ini akan menjadi masalah untuk kamu yang tidak suka dengan hal terebut. Hal paling ampuh yang bisa kamu lakukan untuk itu adalah membawa lotion anti serangga yang bisa melindungi kulit kamu dari serangan serangga. Ini tentunya bisa membuat kita menjadi lebih aman dan nyaman ketika sedang berlibur.

5. Gunakan Tenda ata Sleeping Bag yang Nyaman dan Aman

Alam terbuka tentunya sangat identik dengan tenda, ketika berlibur kita ingin menjalani suatu yang baru tapi juga tetap terasa aman dan nyaman. Sebabnya, pastikan kamu membawa tenda yang dapat membuat kamu menikmati liburan menjadi lebih menyenangkan.

6. Siapkan Fisik dan Mental

Selain peralatan yang harus disiapkan, tentunya kamu juga harus siap secara fisik dan mental. Sebelum berangkat, pastikan juga kamu memiliki kondisi kesehatan yang memadai dan juga prima, jangan sampai kamu sudah sakit sebelum berangkat, ini malah akan membuat kamu tersiksa nantinya.

Jika kamu ingin tarveling ke medan yang berat, seperti mendaki gunung dan semacamnya, maka latihlah fisik secara rutin beberapa hari sebelumnya agar bisa traveling dengan lancar.

7.  Bawa Alat Penerangan

Tips terakhir dari kami adalah bawa alat penerangan kamu sendiri, karena ketika malam, alam akan sangat gelap dan sulit untuk melihat dengan bantuan cahaya bulan. Siapkan setidaknya lampu senter, karena ini akan menjadi benda yang sangat kamu butuhkan ketika malam hari.

Itulah beberapa tips yang bisa kami sarankan untuk kamu yang ingin berlibur ke alam terbuka. Tidak ada salahnya untuk selalu memeriksa segala keperluan kamu sebelum memutuskan untuk berangkat pergi liburan.

KEGIATAN OUTDOOR YANG BIASA DILAKUKAN OLEH PARA PECINTA ALAM

KEGIATAN OUTDOOR YANG BIASA DILAKUKAN OLEH PARA PECINTA ALAM

Para pecinta alam bukan hanya sekelompok orang yang senang dalam melihat keindahan alam, tapi juga bisa melakukan berbagai kegiatan yang menyatu dengan alam. Biasanya kegiatan-kegiatan seperti ini cenderung esktrim dan bisa memacu adrenalin. Mungkin ada sebagian orang yang melakukan hal-hal dianggap sebagai hobi, tapi buat kamu yang suka aktivitas menantang dan ingin mencoba lebih bersatu dengan alam, kamu bisa coba kegiatan-kegiatan dibawah ini!

1.Hiking

KEGIATAN OUTDOOR YANG BIASA DILAKUKAN OLEH PARA PECINTA ALAM

Hiking merupakan salah satu aktivitas yang sudah banyak dilakukan saat weekend maupun weekday. Mendaki gunung bukanlah di peruntukan untuk pecinta alam saja, tapi sudah banyak orang-orang yang mulai mencoba untuk melakukan kegiatan menddaki gunung. Selain seru, mendaki gunung adalah hal yang mungkin menjadi pengalaman paling mengesankan dimana kamu akan menghabiskan beberapa hari di alam terbuka bersama teman-teman. Melihat pemandangan alam yang indah dan belum pernah terlihat sebelumnya hingga belajar mengenai hal-hal baru.

2.Rafting/Arung Jeram

Rafting/Arung Jeram

Salah satu kegiatan alam yang dilakukan di air adalah rafting atau biasa disebut dengan arung jeram. Aktivitas ini sangat menyenangkan apalagi dilakukan bersama teman-teman. Biasanya kegiatan ini akan menyusuri sungai yang deras dan medan yang cukup ekstrim dengan menggunakan perahu karet. Namun jangan khawatir, karena setiap orang akan memakai pelampung jadi bila harus jatuh ke sungai masih aman dan tidak tenggelam. Biasanya aktivitas yang menyangkut basah-basahan akan lebih seru dibandingkan yang tidak, namun semua itu balik kepada pilihan masing-masing. Tapi sebagian pecinta alam sangat suka dengan kegiatan yang satu ini. Berani coba?

3.Rock Climbing

Rock Climbing

Rock Climbing merupakan aktivitas yang cukup ekstim, dimana seseorang harus memiliki keahlian khusus dalam naik turun tebing. Rock Climbing atau yang bias akita sebut dengan panjat tebing ini merupakan aktivitas yang lumayan banyak di gemari oleh orang-orang ahli. Meskipun tak harus memiliki keahlian khusus, setidaknya para pelaku memiliki fisik yang kuat dan mental yang berani. Untuk versi ekstrim yang dilakukan di sisi tebing atau gunung biasanya disebut rock climbing, selain itu ada pula wall climbing atau panjant dinding yang biasanya diselenggarakan dalam kejuaraan dan cabang olahraga.

4.Susur Hutan

Susur Hutan

Pernah dengan kegiatan yang satu ini? Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh TNI atau tim SAR. Karena susur hutan ini bukanlah sembarang aktivitas, tapi ada tujuan tertentu. Selain harus pintar dalam membaca navigasi, seorang yang melakukan susur hutan ini harus punya ketenangan agar tak panik ketika tersesat di hutan.

5.Camping

Camping

Camping merupakan kegiatan dengan dana yang paling terjangkau di antara yang lain. Kegiatan ini menjadi salah satu kegiatan yang sering dilakukan oleh banyak orang maupun pecinta alam. Biasanya mereka melakukan ketika weekend atau ketika budget sedang pas-pasan. Kita bisa membuat semua peralatan camping sendiri termasuk dengan makanan-makanannya. Selain kita bisa menghabiskan waktu bersama orang terdekat, Kita pun bisa menyatu dengan alam dan menikmati dinginnya udara dan hangatnya dari api unggun. Serta kita pun bisa merasakan bagaimana nikmatnya membuat mie instan ketika di alam.

6.Memungut Sampah

Memungut Sampah

Masih banyak orang yang gak peduli terhadap lingkungan, misalnya seperti pada sampah. Banyak yang ngaku katanya ia adalah seorang pecinta alam, nyatanya masih buang sampah sembarangan. Bahkan banyak sekali yang belum peduli terhadap sampah-sampah di sekitarnya. Padahal kita bisa melakukannya dari hal kecil, misalnya untuk menyimpan sampai terlebih dahulu bila belum ada tong sampah yang tersedia.

Bahkan banyak juga tempat-tempat wisata alam yang banyak dipenuhi sampah oleh para wisatawan yang gak bertanggung jawab.

TIPE-TIPE PENDAKI GUNUNG YANG SERING DI TEMUI SAAT MENDAKI

Sekelompok orang yang sering bersama apalagi dalam waktu beberapa hari biasa akan muncul bagaimana sifat aslinya. Mungkin yang sebelum-sebelumnya gak pernah keliatan, tapi suatu saat aka nada kejadian yang membuat sifat aslinya keluar.

Salah satu caranya melihat itu ketika kamu sedang mendaki gunung. Mendaki gunung perlu waktu yang cukup lama, mungkin gak cukup bila hanya sehari saja. Dengan begitu, saat kamu hidup bersama pada alam yang terbuka dengan kerabat, akan mengetahui kebiasaan dan hal-hal yang mungkin belum pernah terlihat sebelumnya. Mungkin sebagian tipe-tipe yang akan kita jelasin ini ada yang kamu banget, jadi simak ya guys!

1.Pemula

Setiap orang yang suka dalam mencoba hal-hal baru pastinya pernah merasakan menjadi seorang pemula dalam hal mendaki gunung. Mungkin kamu pun tahu seperti apa rasanya saat pertama kali mendaki. Pastinya akan ada rasa senang dan sangat antusias ketika melakukannya.

Biasanya nih, seorang pemula akan lebih sibuk dan cenderung banyak nanya. Dimana ia akan banyak bertanya soal barang apa saja yang harus dibawa, outfit apa yang cocok, meminjam barang, dan hal-hal lainnya. Selain bertanya, mereka pun terkadang iniastif untuk googling sendiri untuk mendapatkan jawaban itu semua. Belum lagi mereka pasti membeli barang penting yang harus di bawa.

Namun si pendaki pemula ini biasanya akan mengikuti arahan sang senior selama pendakian. Ia pun tak kunjung berhenti untuk selalu berdoa.

2.Senior

Senior

Setiap kelompok yang melakukan pendakian pastinya selalu ada 1 atau 2 orang yang bisa dibilang sudah senior. Senior disini bukan berarti tua ya guys, tapi ia lebih handal dan sudah tahu banyak tentang mendaki. Sehingga kalao di ibaratkan, mereka tahu bagaimana menghadapi medan perang. Seorang senior pun dibutuhkan, jikalau ada sesuatu hal buruk yang terjadi, mereka tahu apa yang harus di lakukan karena jam terbangnya yang sudah lama dan sering.

3.Cepat capek/Jompo

Cepat capek/Jompo

Biasanya dalam satu kelompok pendaki, pasti akan ada saja anggotanya yang jompo alias cepat capek. Biasanya orang ini selalu ada di barisan paling belakang dan banyak berhenti. Terkadang dirinya sering tertinggal lumayan jauh dari anggota kelompoknya yang lain.

4.Porter

Porter

Porter merupakan sebutan untuk pendaki yang berada di paling depan barisan. Biasanya ia yang membawa carrier paling besar dengan bawaan yang sangat banyak. Meskipun begitu, ia bisa menjadi leader yang baik dan gak pernah ngeluh loh.

5.Pendaki Egois

Pendaki Egois

Pendaki Egois juga sering kali di temukan pada sekelompok pendaki. Ia adalah orang yang ingin cepat sampai tanpa memperdulikan sekitarnya. Nah biasanya nih, orang-orang yang gak egois pasti akan jalan bersama dan gak mau menunggu satu sama lain, apalagi ada temannya yang kesusahan atau jalannya lambat. Kamu kaya gitu juga ga?

6.Pendaki Perhatian

Pendaki Perhatian

Pendaki perhatian ini memang diperlukan pada setiap kelompok pendaki. Namanya juga pendakit perhatian, ia selalu menjadi tempat bersandar bagi siapapun yang merasa kelelahan. Pendaki tipe ini juga tak segan untuk menyediakan makanan untuk setiap pendaki seperti paling rajin untuk beres-beres, memasak dan hal-hal lainnya. Gak kenal perempuan atau laki, biasanya pendaki ini juga gampang di andalkan, tapi kebaikannya jangan kalian salah gunakan ya!

Dari keeenam tipe-tipe pendaki, ada yang kamu banget gak? Meskipun tujuan utama untuk dapat mencapai puncak, tapi tetap utamakan kebersamaannya ya guys!

Daftar Gunung Yang Bisa Dijadikan Referensi Mendaki Bagi Pemula.

Daftar Gunung Yang Bisa Dijadikan Referensi Mendaki Bagi Pemula.

Mendaki saat ini sudah menjadi hobi yang cukup digemari, baik dari anak muda hingga pekerja yang memilih wisata alam untuk melepas stressnya, entah sekedar diajak teman ataau memang hobi, namun jika berhasil mencapai puncak gunung, tentunya akan memiliki rasa bangga tersendiri.

Mendaki gunung bukanlah perkara yang mudah, karena medan yang dilalui akan beragam belum lagi ditambah dengan cuaca yang ekstrem pada suatu pegunungan.

Oleh karena itu untuk kamu yang merupakan pendaki baru, jangan langsung mendaki gunung yang level susah, cobalah terlebih dahulu gunung-gunung yang pendek.

Dibawah ini beberapa rekomendasi gunung yang cocok kamu para pendaki pemula.

1.Gunung Penanggunan

Daftar Gunung Yang Bisa Dijadikan Referensi Mendaki Bagi Pemula.

Gunung yang berada di sisi barat Kabupaten Mojokerto dan hanya berjarak 55 kilometer dari kota Surabaya ini memiliki ketinggian 1.653 meter diatas permukaan laut.

Gunung ini merupakan sebuah gunung kecil yang berada satu klister dengan gunung Arjuno dan gunung Welirang, meskipun kecil kamu tidak boleh meremehkan gunung yang satu ini ya, sepanjang jalan menuju puncak gunung ini kamu akan melihat banyak peninggalan pada jaman Hindu – Buddha.

Gunung ini juga dipandang sebagai gunung keramat, dan disebut juga sebagai jelamaan mahameru, dikatakan begitu karena pada masa dulu para dewa menyetujui manusia dapat berkembang di pulau Jawa, namun meskipun begitu pulau ini akan sering diterjang bencana karena pulau ini  merupakan pulau yang tidak stabil.

2.Gunung Nglanggeran

Gunung Nglanggeran

Sesuai namanya, gunung ini terletak di Desa Nglanggeran, Kec Patuk, Kab Gunung Kidul. Gunung ini hanya memiliki ketinggian 700 meter diatas permukaan laut lho. Kamu hanya membutuhkan waktu 1 sampai 2 jam saja untuk mencapai puncak gunung tersebut.

Gunung ini memiliki 2 puncak dengan dua sisi yang berbeda , yaitu Puncak sisi Barat dan Timur, rata-rata pendaki memilih melakukan aktivitas camping disini, bagi kamu yang ingin melihat pemandagan sunrise, kamu harus mencapai puncak disebelah timur ya.

Untuk memasuki gunung tersebut kamu akan dipungut biaya sebesar 15.000 ribu pada siang hari dan 20.000 ribu pada malam hari. Kawasan ini dikelola secara resmi oleh Karang Taruna Desa Nglanggeran.

3.Gunung Batur

Gunung Batur

Gunung ini merupakan gunung aktif yang terletak di Kec.Kintamani, dengan ketinggian 1.717 meter diatas permukaan laut. Selain itu, untuk mencapai puncaknya kamu memerlukan waktu selama 2,5 jam.

Meskipun gunung ini tergolong pendek, namun gunung Batur merupakan salah satu gunung di Indonesia dengan kaldera terluas. Gunung ini menyajikan pemandangan danau Batur yang indah dengan diikuti pemandangan Gunung Abang dan Gunung Rinjani.

Sedikit sejarah tentang gunung ini, awalnya gunung yang satu ini merupakan puncak dari gunung Mahameru yang akhirnya dipindahkan oleh Batara Pasupati untuk dijadikan Sthana Betari Danuh  atau bisa disebuh Istana Dewi Danu, dalam waktu tertentu, seluruh umat Hindu di Bali akan pergi ke daerah Batur ini untuk menghaturkan Suwinih, hal ini bertujuan untuk menghindari musibah hama yang terjadi pada ladang mereka.

Selain itu, di gunung Batur terdapat Trunyan yang dimana mereka adalah penduduk asli gunung tersebut, mereka merupakan penduduk agama Hindu yang dikatakan sebagai Hindu asli dari kerajaan Majapahit. Lalu pada sisi utara Trunyan sedniri terdapat sebuah kuban, yang merupakan tempat pemakamam untuk desa ini. Tradisi pemakaman dikampung ini tergolong unik, karena mereka tidak menguburkannya tapi hanya ditutupi daun berbentuk segitiga.

Nah itulah beberapa gunung yang kami rekomendasikan untuk kamu yang baru mau mencoba mendaki, pastikan sebelum mendaki persiapkan semua dengan matang ya,dan selalu jaga kebersihan kemanapun kamu pergi. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Ingin Mencoba Mendaki Gunung? Perhatikan Beberapa Hal Yang Harus Kamu Siapkan

Ingin Mencoba Mendaki Gunung? Perhatikan Beberapa Hal Yang Harus Kamu Siapkan

Mendaki gunung saat ini sedang menjadi tren, semakin anak muda yang mulai menekuni hobby yang satu ini, kegiatan ini memang memberikan adrenalin tersendiri, selain bisa membuat kita lebih dekat dengan alam dan mengetahui ciptaan yang di Atas begitu indah, kegiatan ini juga bisa dijadikan sarana Pelepas stress setelah sekian lama berkutat dengan pekerjaan.

Namun, sebelum kamu melakukan kegiatan tersebut, apalagi untuk kamu yang baru pertama kali ingin mencoba, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan loh! Agar terhindar dari resiko-resiko yang ada, Yuk simak dibawah ini tips untuk mendaki gunung yang sudah kami siapkan untuk kamu.

1.Perencanaan yang matang

Ingin Mencoba Mendaki Gunung? Perhatikan Beberapa Hal Yang Harus Kamu Siapkan

Jika kamu ingin melakukan pendakian gunung, usahakan kamu harus merencanakan semuanya dari jauh-jauh hari ya, kamu bisa mulai dengan mempersiapkan fisikmu terlebih dahulu dengan olahraga rutin, dan perbanyak istirahat. Karena dengan olah raga kamu dapat meminimalisir tubuh kamu dar hipotermiam dan endema paru loh.

Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja guys, tidak terkecuali pendaki yang sudah sering mendakipun bisa terkena gejalanya, hal ini disebabkan karena pada saat kita mendaki lebih dari ketinggian 2000 meter DPL, tubuh kamu akan bekerja ekstra untuk menyesuaikan dengan oksigen yang semakin menipis juga.

Jika beberapa hari sebelum pendakian dirasa kurang fit, lebih baik kamu tunda dulu pendakian kamu ya, karena itu akan membahayakan kamu.

2.Riset

Riset yang dimaksud disini adalah kamu mencari informasi sebanyak-banyaknya gunung yang ingin kamu daki dimulai dari nama gunung, aksesnya, kondisi saat ini, syarat dan masih banyak lagi, kamu bisa mulai mencarinya dengan browsing di internet atau bertanya kepada kerabat kamu yang sudah sering mendaki gunung, da jika kalau kamu merasa informasi tersebut masih kurang, kamu bisa menghubungi pengelola yang menjaga lho.

Saran kami, untuk kamu yang baru pertama kali ingin mendaki, coba cari gunung yang levelnya tidak terlalu sulit dan yang bisa pulang-pergi dalam 1 hari.

3.Identitas diri, Keperluan Alat Tulis, P3K

Selanjutnya kamu wajib menyiapkan identitas diri, dan meminta surat jalan kepihak polisi, jika tujuan kamu untuk melakukan penelitian.

Membawa P3K menjadi hal yang sangat wajib, mengingat kita tidak tahu apa yang akan terjadi selama pendakian berlangsung.

Dan jangan lupa selalu bawa alat tulis. Tujuannya berguna agar kamu bisa mencatat hal-hal penting selama perjalanan mendaki gunung, dan jangan lupa kabari kerabat kamu yang lain agar mereka tetap update tentang keadaan kamu ya.

4.Biaya dan Waktu

Selanjutnya adalah kamu harus memprediksi atau menghitung waktu yang kamu perlukan selama pendakian, dan biaya yang dikeluarkan, pastikan kamu membeli semua keperluan yang dibutuhkan untuk mendaki gunung.

Kamu juga bisa membuat daftar barang-barang yang harus dibeli agar tidak ada yang terlewatkan ya.

5.Membawa kebutuhan

Kebutuhan disini menjadi factor yang sangat penting, kamu harus mempertimbangan segala kebutuhan yang kamu bawa akan berguna, dari pakaian, obat, makanan, alat masak, hingga perlengkapan untuk tidur.

Saran kami, cobalah membawa barang yang memiliki fungsi ganda, selain memudahkan kamu, hal tersebut juga bisa mengurangi beban backpack kamu lho, dan pastikan makanan yang kamu bawa adalah makanan yang sehat, dan baik, dan tinggi kalori, karena mendaki gunung memerlukan energi yang banyak

Jadi itulah beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika hendak mendaki gunung pertama kali. Semoga bermanfaat ya.