Arsip Kategori: Sejarah Wisata

Wisata alam di Kota Jakarta

Wisata alam di Kota Jakarta

Jakarta biasanya dikenal sebagai kota dengan Gedung-gedung pencakar langit, kemacetan dan dengan segudang kesibukannya. Jakarta yang merupakan ibukota Indonesia juga dikenal dengan tingkat polusinya yang cukup tinggi.

Karena Jakarta merupakan pusat bisnis dan pemerintahan, maka tak heran jika di Jakarta kita akan sedikit kesulitan untuk menemukan destinasi wisata alam dibandingkan daerah lainnya yang lebih mudah.

Tetapi meskipun begitu, kamu tetap masih bisa menemukan beberapa tempat di Jakarta yang masih menyajikan udara dan pemandangan yang indah ditengah-tengah padatnya kota Jakarta, tempat disini juga tidak terlalu jauh untuk didatangi.

Berikut ini adalah beberapa wisata alam yang terdapat di Jakarta yang bisa kamu jadikan referensi untuk melepas kejenuhan kamu.

1.Setu Babakan

Wisata alam di Kota Jakarta

Setu Babakan merupakan salah satu destinasi wisata yang bisa kamu masukan kedalam daftar kamu loh. Setu babakan merupakan sebuah danau yang letaknya berada di tengah kota dan danau tersebut juga dikelilingi oleh daerah pemukiman penduduk.

Di tempat ini kamu bisa melakukan banyak kegiatan air, biasanya orang yang berkunjung kesini akan menghabiskan waktunya untuk memancing.

Selain untuk berwisata, tempat ini juga sering kali kedatangan tamu dari sekolah yang melakukan study-tour karena tempat ini merupakan lokasi pusat budaya Betawi yang bisa dijadikan sebagai media pembelajaran.

Setu Babakan sendiri juga sudah ditetapkan sebagai cagar budaya, bahkan jika kamu sedang beruntung kamu bisa melikhat atraksi budaya Betawi di lokasi ini secara langsung.

Danau ini berlokasi di Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan dan untuk masuk ke tempat ini kamu tidak akan dikenakan biaya sama sekali.

2.Bumi Perkemahan Cibubur

bumi Perkemahan Cibubur

Meskipun nama tempat ini identik dengan kegiatan berkemah, namun untuk kamu yang ingin bermain kesini tidak usah khawatir, karena tempat ini menyediakan banyak kegiatan yang bisa kamu coba dan lakukan disini.

Walaupun sebenarnya luas lahan yang mencapai 210 hektar ini memang diperuntukan untuk kegiatan pramuka dan lokasi kemah tempat ini, kamu bisa mencoba piknik di tempat ini. Bahkan tempat ini sudah menjadi lokasi Jambore Nasional gerakan pramuka.

Tempat ini juga memiliki danau yang bisa kita eksplor dengan menaiki perahu yang disediakan disana, bagi kamu yang akan berkunjung kesini fasilitas yang disediakan juga sudah cukup lengkap bagi yang mau berkemah atau sekedar datang untuk berwisata lalu pulang.

Buperta Cibubur juga menyediakan kolam air yang kedalamannya bervariasi, sehingga kamu juga bisa membawa anak kecil kesini dan bermain dikolam bersama mereka.

Lokasi Bumi Perkemahan Cibubur terletak di Jl. Bumi perkemahan Dan Graha Wisata Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur dan untuk harga masuk ke tempat ini dimulai dari 6.000 rupiah.

3.Allianz Eco Park

Allianz Eco Park

Tempat ini merupakan tempat yang berletak di Ancol dengan luas 34 hektar. Pada mulanya tempat ini merupakan lapangan golf, lalu kemudian diubah menjadi sebuah taman yang sangat indah.

Taman ini tidak hanya mengedepankan udara yang sejuk, namun taman ini juga mengajarkan betapa pentingnya green lifestyle kepada semua pengunjung yang datang.

Allianze Ecopark memiliki empat zona yang masing-masing memiliki kategorinya sendiri, yaitu Zona Eco-Care menyediakan berbagai permainan seru, Eco-Art yang memamerkan berbagai pertunjukan seni, Eco-Nature menyediakan pembelajaran tentang hewan dan tumbuhan dan Zona Eco-Energy memberikan pembelajaran tentang pemanfaatan energi yang ramah lingkungan.

Untuk berkunjung kesini kamu perlu mengeluarkan biaya mulai dari 35.000 rupiah.

Nah, kira-kira itulah beberapa tempat wisata alam di Jakarta yang bisa kamu datangi. Semoga bermanfaat ya.

Asal-Usul Danau Toba

Asal-Usul Danau Toba

Danau Toba merupakan danau yang terletak Sumatera Utara. Danau Toba yang dikenal dengan legendanya . Danau ini memiliki Panjang sekitar 100 kmd dengan lebar mencapai 30km, dan diketahui juga kedalam danau yang satu ini mencapai 500 meter lebih loh.

Danau toba juga dikenal sebagai danau yang paling besar di Asia tenggara. Danau yang terbentuk oleh ledakan besar gunung berapi 70 ribu tahun yang lalu merupakan lutusan gunung supervulcano yang paling baru.

Diketahui sebenarnya toba merupakan sebuah Gunung, hal ini diungkapkan oleh geolog asal Belanda yang bernama Van Bemmelen pada tahun 1939.

Karena insiden gunung tersebut, para ilmuan beranggapan bahwa kematian massal terjadi dan hal tersebut menyebabkan beberapa spesies mati dan akhirnya punah. Letusan ini juga menyebabkan kematian manusia mencapai angka 60 persen dari jumlah populasi manusia di bumi pada waktu itu.

Bahkan karena letusan itu, para ahli sampai sekarang masih memperdebatkan tentang zaman es, pasca letusan gunung tersebut akhirnya terbentuk kaldera atau seperti lubang besar yang kemudian terisi oleh air seperti dari hujan, dan lain-lain sehingga menjadi seperti sekarang yang kita kenal dengan nama Danau Toba.

Pada Danau Toba terdapat satu pulau bernama Pulau Samosir, pulau ini sendiri terbentuk dikarenakan pasca letusan dengan tumbuhnya ganggang hijau didasar danau dan dapur magma yang kala itu sudah habis kembali terisi dan hal tersebut mendesak batuan yang menyumbatnya ke atas sehingga secara perlahan pulau ini mulai terbentuk dari dasar danau yang terangkat.

Lalu ilmuwan juga mengungkapkan bahwa terdapat kejadian aneh yaitu sebelum dan pasca letusan gunung supervulcano tersebut terdapat kehidupan di bawah timbunan abu gunung toba.

Dengan letusan gunung yang disebut sebagai supervolcano, abu dari gunung tersebut bahkan sampai ditemukan diseluruh daratan Sumatera, hingga Samudera Hindia di sebelah barat hingga Selat malaka di sebelah timur dengan ketebalan material rata-rata mencapai 100 meter bahkan di beberapa tempat mencapai angka 400meter.

Hal tersebut terjadi karena pada saat gunung toba mengeluarkan awan panas, jaraknya mencapai 20.000 km persegi, hal itu diungkapkan oleh para peneliti dikonferensi pers di Oxford, Amerika Serikat.

Bahkan karena letusannya yang disebut sebagai supervulcano ini, beberapa kalangan percaya bahwa letusan ini mengubah dunia. Karena letusan tersebut berdampak global dan akhirnya mengubah perjalanan manusia modern atau homo sapiens.

Pada saat toba Meletus, spesies homo sapiens yang merupakan nenek moyang manusia hampir punah saat itu.

Akhirnya migrasi mereka terhenti dengan tempat pemberhentian Afrika, akhirnya periode ini disebut dengan periode population bottlenecks yang mengundang banyak sekali pertanyaan dari seluruh ahli.

Namun, di Indonesia sendiri beberapa cerita sudah melegenda tentang danau dan pulau ini yaitu dikisahkan bahwa terdapat seorang pria yang bernama Toba pada saat itu sedang memancing ikan di sungai.

Pada suatu hari ia mendapatkan tangkapan seekor ikan mas, namun ikan mas tersebut dapat berbicara Bahasa manusia dengannya, akhirnya ia berubah wujud menjadi perempuan yang cantik, dan menjadi istri dari Toba.

Namun terdapat syarat yang harus dipenuhi oleh Toba yaitu, tidak boleh mengucapkan atau memberikan info tentang asal dari sang istri. Tetapi suatu hari ia marah dan tidak sengaja mengucapkan kata kepada anaknya “Dasar anak ikan!”.

Dan saat itupun terjadi guncangan besar di bumi dan hujan turun lebat akhirnya Toba-pun menyesali perbuatannya dan menyuruh sang anak mengungsi ke tempat yang tinggi.

Akhirnya anak tersebut mendaki gunung yang tedapat di tengah pulau yang saat ini dikenal dengan pulau Samosir

Nah,kira-kira itulah sekilas tentang danau Toba. Semoga bermanfaat ya.