Arsip Kategori: Uncategorized

Keseruan dan keindahan gunung ambang

Keseruan dan keindahan gunung ambang

Untuk semua pecinta alam, tak terdapat salahnya kan andai tahun ini anda mencoba untuk memanjat Gunung Ambang yang sedang di Sulawesi Utara. Banyak sekali keanehan yang dapat kamu temui sepanjang jalan sampai menjangkau ke atas puncak gunung. Gunung ini pun merupakan area cagar alam, sampai-sampai tidak heran mereka yang mengerjakan pendakian, terkadang bakal bertemu dengan hewan langka yang dilindungi, laksana Anoa, serta hewan liar lainnya laksana ular dan babi hutan.

Gunung yang tergolong dalam tiga unsur Kabupaten ini melingkupi, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Timur. Objek wisata yang satu ini pun termasuk dalam di antara cagar alam yang dilindungi. Banyaknya keindahan alam yang dapat anda nikmati andai sudah sedang di Gunung Ambang ini memang benar-benar membuat anda serasa tak hendak pulang kerumah. Dari atas puncak gunung kamu dapat menikmati panorama yang paling luar biasa, dari elevasi 1795 mdpl.

Keseruan dan keindahan gunung ambang

Tempat wisata yang memang telah ada semenjak lama ini mulai tersiar lagi kabarnya, semenjak semua pecinta alam datang dan berangjangsana ke Gunung Ambang ini. Sangat disayangkan, lokasi yang estetis dan mempunyai pesona alam yang menawan ini tidak diasuh dengan benar yang menjadikan beberapa dari lokasi yang berada di tempat ini tidak terlampau terawat dan tidak sedikit yang rusak. Buat anda yang tertarik guna datang ke Gunung Ambang, kamu memerlukan waktu tidak cukup lebih 30 menit guna menempuh perjalanan dari Kota Kotamobagu hingga puncak Gunung Ambang.

Keseruan dan keindahan gunung ambang di sulawesi utara

Tentunya urusan tersebut menjadi nilai plus untuk semua pendaki atau pengunjung yang berkeinginan menaiki gunung AMBANG sambil menikmati permainan Judi Slot Terbaru. Spot-spot untuk potret ketika telah berada di puncak paling elegan, alami dan nuansa pegunungan paling terlihat. Pastinya mereka yang telah pernah mendatangi gunung AMBANG merasa paling bahagia berlama-lama guna merasakan momen tahapan itu.

Berlibur bareng keluarga besar memang paling menyenangkan, namun pemilihan tujuan wisata dapat menjadi acuan Anda menemukan momen kebersamaan sangat spesial bermain situs judi slot online sering menang. Oleh sebab itu, usahakanlah untuk mendatangi Gunung yang terdapat di Sulawesi Utara saja. Panoramanya indah. Puncak ini telah termasuk ke dalam objek wisata dalam cagar alam dan dilindungi. Tidak heran memang, sebab keindahan alamnya begitu menakjubkan. Dari unsur atas puncaknya, kita akan mengejar suasana yang jauh lebih menyegarkan.

Berbicara tentang jarak tempuh yang mesti kita lalui untuk dapat pergi ke Gunung ambang ini, yakni sekitar satu hingga dengan dua jam. Namun, tersebut semua tergantung masing-masing orang sekuat apa mereka dapat bertahan supaya bisa menjangkau puncak tertinggi gunung dari Sulawesi Utara tersebut.

Bagi kita yang hendak mendaki, terdapat baiknya melewati jalur pemanjatan Bongkudai Baru saja. Jalur tersebut telah terbilang sangat sesuai untuk semua pendaki yang berkeinginan menuju ke unsur teratas gunungnya. Bahkan jalurnya pun tidak terlampau panjang, sampai-sampai tidak menciptakan lelah.

Destinasi Pantai Ujung Genteng Sangat Istimewah Dan Indah

Destinasi Pantai Ujung Genteng Sangat Istimewah Dan Indah

Destinasi Pantai Ujung Genteng – Kawasab Sukabumi, Jawa Barat memiliki banyak destinasi wisata alam yang indah dan menarik. Salah satunya Pantai Ujung Genteng. Tempat tersebut menjadi bagian kawasan pariwisata yang sangat banyak diminati wisatawan seluruh dunia, lho.

Pantai Ujung Genteng sendiri memang berlokasi di Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Bukan hanya keindahan dan mempesona, tetapi juga terdapat fakta menarik dari Pantai Ujung Genteng yang bisa kita temuka. Berikut ulasannya.

Destinasi Pantai Ujung Genteng Sangat Istimewah Dan Indah

Berikut Kumpulan Destinasi Pantai Ujung Genteng

Rute ke Ujung Genteng
Untuk kalian yang memang mau berniat dalam liburan ke Pantai Ujung Genteng nantinya, bisa juga buat yang menggunakan berbagai jalan alternatif. Kini kita bisa jalan menuju ke kawasan tersebut bisa lebih mudah lho. Apalagi karena dari Jakarta bisa mengambil akses jalan menggunakan jalur Pelabuhan Ratu. Sementara jika kita dari arah Kota Bandung, bisa menggunakan jalan alternatif Lingkar Selatan Sukabumi. tidak perlu bingung untuk nyasar. Petunjuk jalan tersedia di berbagai area jalan. Bahkan, bisa ditanyakan ke warga lokal yang nantinya akan menunjukkan jalannya secara langsung.

Pasir Putih
Pantai Ujung Genteng memiliki pasir putih yang terbentang luas sejauh mata memandang. Ditambah lagi birunya laut, dan langit amat cerah membuat suasana menjadi sangat menyenangkan. Tak heran jika wisatawan bisa mengambil banyak foto dari beberapa spot menarik di pantai tersebut.

Sunset
Lalu kita semua juga dapat berburu sunset atau matahari terbenam di Pantai Ujung Genteng. Nuansa romantis dan indahnya kita bisa melihat pemandangan saat sore hari akan sangat terasa di tempat ini. Tak jarang juga, para pecinta fotografi menanti momen tersebut, yaitu ketika di mana matahari terbenam. Oleh karenanya, sunset di sini luar biasa.

Penangkaran Penyu
Buka hanya suasana pantainya saja yang bisa kita nikmati di dalamnya. Tapi di sini juga bisa melihat penangkaran penyu ujung genteng, di mana satwa ini terancam populasinya dan hampir punah di dunia. Jika beruntung, bisa menyaksikan pelepasan tukik atau bayi penyu yang dibiarkan berenang ke laut bebas.

Cerita Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Tak Pernah Rasakan Malam

Cerita Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Tak Pernah Rasakan Malam

Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur – Muhammad Gibran Arrasyid umur 14 sudah ditemukan selamat setelah lima hari hilang jejak di atas Gunung Guntur, Garut, daerah Jawa Barat. Gibran sendiri pertama kalia di temukan ini di tepian Curug Cikoneng Gunung Guntur, di hari Jumat 24/9/2021 pada sore haru. Dikutip dari video yang diunggah akun Instagram Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Pemuda Gibran mengaku tak pernah merasakan malam selama tersesat di Gunung Guntur.

Kondisi pemuda tersebut juga sehat, tapi masih lemah karena lima hari tidak makan. Diajak bicara pun Gibran masih terbata-bata dan seperti banyak melamun. Namun, dirinya tetap bersyukur karena anaknya selamat dari musibah gunung guntur. Sebelumnya diberitakan, seorang remaja bernama Muhammad Gibran Arrasyid Hilang (14), warga Kampung Citangtu, Desa Citangtu, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dinyatakan hilang saat mendaki di Gunung Guntur. Gibran menghilang saat mendaki bersama 13 orang temannya.

“Siang terus, tidak ada malam,” kata Gibran dalam rekaman video, saat berbicara dengan Helmi yang menjenguknya di Puskesmas Tarogong, Jumat malam. Gibran juga menjelaskan bagaimana dia bisa bertahan selama lima hari di Gunung Guntur.

Remaja ini minum air sungai dan makan daun selama tersesat. Bahkan katanya Gibran sendiri pernah disuguhkan makanan, Dikutip dari Tribunnews, Gibran sudah mengaku ada sekita tiga orang perempuan dan dua pria yang menyuguhinya makanan di tepian sungai. Seluruh sosok tersebut berpakaian serba putih ucap gibran.

Cerita Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Tak Pernah Rasakan Malam

Kisah Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur

Namun, Gibran menolak memakan nasi dan ikan yang di berikan pada dirinya. Ucap nya “Ditawari nasi sama ada ikan, orangnya putih, perempuan tiga, laki-laki dua,” ucap Gibran. Gibran juga tidak merasa lapar selama dinyatakan hilang. Selain itu, remaja ini juga mengaku tidak melihat dan mendengar orang-orang yang selama lima hari mencarinya di Gunung Guntur.

Bersyukur Gibran ditemukan Alam Surahman (45), ayah dari Gibran bersyukur anaknya bisa ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah lima hari lebih hilang saat mendaki Gunung Guntur. Ucap ayah gibran “Alhamdulillah, perjuangan semua telah membuahkan hasil. Selama lima hari lebih kita semua dengan hati berdebar-debar, akhirnya bisa bernafas lega setelah Gibran bisa ditemukan kembali,” katanya.

Keseruan Wisata Labuan Bajo NTT Terpopuler

Keseruan Wisata Labuan Bajo NTT Terpopuler

Keseruan Wisata Labuan Bajo NTT Terpopuler merupakan salah satu desa dari 19 desa kelurahan yang berada di dalam kecamatan Komodo, Lebih tepatnya Kabupaten Manggarai Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Labuan Bajo sebelumnya adalah kelurahan sekaligus ibu kota Kecamatan Komodo dan juga yang merupakan ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Sekarang dikembangkan menjadi Kota Labuan Bajo yang biasa kita semua kenal.

Wilayahnya tersebut tentunya meliputi Kampung Ujung, Kampung Tengah, Kampung Air, Lamtoro, Wae Kelambu, Wae Medu, Cowang Dereng, Wae Kesambi, Wae Bo, Lancang, Sernaru, Wae Mata, Pasar Baru, Pede, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Keseruan Wisata Labuan Bajo NTT Terpopuler

Keindahan Wisata Labuan Bajo NTT

Arti Kata Labuan Bajo sendiri mengartikan tempat berlabuhnya orang Bajo atau dalam bahasa setempat disapa sebagai Mbajo. Dimana desa ini merupakan rumah bagi bermukimnya para pendatang asal Suku Bajo yang ternama, Sulawesi, yang merantau dan mencari ikan di sekitar perairan Flores.

Sedangkan hewan Komodo pertama kali teridentifikasi pada tahun 1910 oleh seorang pilot yang pesawatnya jatuh terdampat di sekitaran Pulau Komodo di lepas pesisir Labuan Bajo. Kesaksian pilot tersebut akhirnya ditelusuri seorang pegawai administrasi Hindia Belanda dan dicatat dalam sebuah jurnal ilmiah tahun 1912 oleh Pieter Antonie Ouwens, Direktur Museum Zoologi Bogor.

Penemuan itu kemudian mengantarkan Labuan Bajo yang dikenal hari ini sebagai gerbang menuju pertemuan dengan hewan purba itu. Pulau Rinca dan Pulau Komodo adalah destinasi paling populer untuk secara langsung melihat komodo.

Pulau Komodo

Pulau Komodo merupakan pulau di Labuan Bajo yang terletak di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pulau Komodo merupakan tempat hewan komodo hidup, jumlah komodo yang hidup pada saat ini mencapai 2500 ekor. Selain terdapat hewan komodo, yang menjadi daya tarik para wisatawan yaitu eksotisme keindahan alam di sekitar pulau komodo.

Pulau-pulau kecil yang ada di sekitarnya sangat mempesona dengan air laut yang berwarna biru jernih dan masih bersih. Selain pulau komodo terdapat juga taman nasional komodo yang didirikan pada tahun 1980.

Pesona Keindahan Danau Kelimutu Buat Pendatang Tercengang

Pesona Keindahan Danau Kelimutu Buat Pendatang Tercengang

Pesona Keindahan Danau Kelimutu – George wisatawan asal amerika sudah mengakui bahwa dirinya terkagum-kagum akan pesona indah dari Danau Kelimutu Daerah Papua, Yang mana tiga danau dengan air yang mempunyai warna berbeda dan terkenal sering berubah-ubah. Ini adalah pertama kali nya dia ke sini dan luar biasa sekali keindahannya kata george ketika ditemui di ketinggian 1.345 meter di permukaan laut (mdpl) di kawasan hutan Danau Kelimutu tersebut.

George sendiri bilang berangkat dari Kota Ende sejak pukul 03.00 WITA dengan tujuan agar bisa menunggu munculnya matahari, sebab perjalanan menuju ke danau dan gunung Kelimutu membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. Ia pun mengaku tak bisa melanjutkan perjalanan menuju ke puncak tertinggi dengan ketinggian 1.639 mdpl karena sudah tak mampu.

Warga amerika tersebut pun mengaku untuk bisa mencapai puncak gunung Kelimutu tersebut, wisatawan harus bisa terus menaiki ratusan anak tangga yang jumlahnya diperkirakan mencapai 300an anak tangga. Namun sayangnya bermain slot gacor online dalam dua kali berkunjung ke kawasan wisata yang ada di sana, dirinya tidak mempunyai keberuntungan untuk menyaksikan berubahnya warna dari danau tiga warna tersebut.

Pesona Keindahan Danau Kelimutu Buat Pendatang Tercengang

Lokasi Dan Keyakinan Pesona Keindahan Danau Kelimutu

Lokasi Danau Kelimutu Flores berada di Alamat : Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Pulau FLores dengan harga tiket 20 ribu. dan juga Menurut keyakinan penduduk sekitar, Ketiga warna danau mempunyai arti:

Danau yang berwarna merah atau “Tiwu Ata Polo” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan/tenung. Luas 4 hektar menjadikannya danau yang paling kecil dengan kedalaman dangkal 64 meter.

Danau berwarna biru atau “Tiwu Nuwa Muri Koo Fai” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa muda-mudi yang telah meninggal. Merupakan Danau yang paling luas memiliki luas sekitar 5,5 hektar dengan warna khas hijau lumut kebiruan jika dilihat dari jauh ketinggian.

Sedangkan Danau berwarna putih atau “Tiwu Ata Mbupu” merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orang tua yang telah meninggal dengan luas danau 4,5 hektar.

Pentingnya Melestarikan lingkungan dan alam

Pentingnya Melestarikan lingkungan dan alam

Lingkungan adalah perihal dasar berasal dari kehidupan manusia karena rusaknya lingkungan akan berdampak negatif bersama terjadinya bencanya alam sehingga wajiib terdapatnya usaha berasal dari manusia untuk menjaga serta melestarikan lingkungan.

Sarana sosial juga memberikan kemudahan memperoleh Info yang tidak tebatas oleh ruang dan waktu, serta mempertemukan orang orang bersama obyek yang serupa yaitu pelestarian lingkungan. Berbagai langkah pastinya akan dilakukan yang dengan lantang terus mengkampanyekan usaha pelestarian lingkungan melalui Info serta mengaplikasikan kegiatan di lapangan seperti penghijauan dan seminar.

Pentingnya Melestarikan lingkungan dan alam

Yang berdampak terhadap kesadaran manusia akan pentingnya lingkungan dilestarikan demi generasi penerus di jaman depan. Termasuk memelihara tanaman atau pohon demi kelestarian lingkungan hidup supaya kita bisa hidup bersama nyaman,dan kita terhitung dilarang untuk menelantarkan lahan karena lahan bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang baik.

Mengetahui Pentingnya Melestarikan lingkungan dan alam

Menjaga kelestarian lingkungan alam merupakan anggota berasal dari akhlak mulia yang wajib diterapkan oleh semua umat manusia. Hal ini untuk menjaga keberlangsungan kehidupan didunia dan menghindari rusaknya dan bencana yang berlangsung karena ulah berasal dari manusia yang jahil tangannya.

Tidak cuma menjaga kebersihan lingkungan pun untuk menjaga kelestarian hidup layaknya menanam pohon atau lakukan penghijauan, yang mana manfaatnya terlalu banyak untuk manusia. Melakukan penghijauan bisa di pekarangan rumah, ditaman, di pinggiran jalan dan lingkungan lainnya, manfaat berasal dari penanaman ini adalah kita bisa menghirup hawa yang segar.

Menghasilkan oksigen berasal dari pepohanan tersebut, menyerap karbondioksida, menyerap panas, menyaring debu, meredam kebisingan,menjaga kestabilan tanah, mengikat air dipori tanah bersama mekanisme kapilaritas dan tegangan permukaan supaya berfungsi untuk menyimpan air terhadap musim hujan dan menambahkan air terhadap musim kemarau.

Mengenai cara-cara untuk melestarikan lingkungan hidup, yaitu bersama langkah menjaga kebersihan ligkungan, menggunakan tanah tandus, penetapan tempat konservasi, penanaman pohon dan lakukan penghijauan, menjaga keseimbangan alam. Dan manfaat berasal dari menjaga kelestarian alam adalah terhindar berasal dari penyakit yang disebabkan lingkungan yang tidak sehat, lingkungan jadi lebih sejuk, bebas berasal dari polusi udara, air jadi lebih bersih dan aman untuk diminum, lebih tenang dalam menggerakkan kesibukan sehari-hari.

Masih banyak juga manfaat berasal dari menjaga kelestarian lingkungan dan alam, maka berasal dari itu kita wajib jelas dapat pentingnya kebersihan lingkungan jadi berasal dari tempat tinggal kita sendiri. Lingkungan dapat lebih baik jikalau semua orang jelas dan bertanggung jawab dapat kebersihan lingkungan.

Rekan Fiersa Besari Dituntun Suara Selama 2 Jam Sampai Pucat?

Naik gunung mungkin merupakan sebagian dari hobi orang, tetapi setiap pendaki memiliki cerita pendakian sendiri-sendiri. Mulai dari cerita sedih, senang, tau mungkin cerita berbau hal mistis. Fiersa Besari penyanyi asal Indonesia ini yang membagikan cerita pengalamannya dalam mendaki gunung di kanal youtube Dzawin Nur.

Penyanyi yang juga penulis lagu itu menceritakan apa yang terjadi saat dia melakukan pendakian ke Gunung Beriun yang terletak di Kalimantan Timur. Fiersa Besari pun menceritakan pengalaman mistisnya saat mendaki Gunung Beriun ditemani Komika Dzawin Nur.

Saat itu, Fiersa Besari dan rombongannya pergi untuk mendaki Gunung Beriun untuk keperluan sebuah proyek kerjaan. Fiersa Besari dan teman rombongannya pergi ditemani Pak Mardi(warga local disana), untuk melewati Desa Karang Andalam.

Fiersa Besari mengatakan kalau keadaan Gunung Beriun masih sangat rimbun. Dalam perjalanan menuju gunung Fiersa besari dan rombongan masih bisa menemukan ular, beruang, serta pacet. Keadaan sedang tenang-tenangnya, Fiersa Besari dan rombongan mendapat kejadian yang tidak diduga.

Gunung Beriun dan juga desa sekitar sudah hampir sekitar satu bulan tidak dituruni oleh air hujan, tetapi saat hendak menanjak Gunung Beriun tiba-tiba turun hujan yang deras saat rombongan Fiersa ingin pergi menanjak.  “Saat itu kita semua udah berasumsi kalau engga turun hujan karena di sini udah sebulan ga turun hujan. Tapi malamnya ujan deras  pas kita mau naik”, kata Fiersa besari di kanal Youtube Dzawin Nur.

Tak hanya sekali saja hujan yang deras itu turun, tapi saat malam harinya saat Fiersa dan rombongan sedang menelusuri Gunung Beriun. “Saya agak gatau juga karena itu hutan basah atau mungkin bisa terjadi hujan local. Besok harinya saat kita mau muncak, baru ada kejadian”, imbuh Fiersa Besari.

Bukan hanya hujan deras saja yang mrnimpa Fiersa dan rombongan sudah mengetahui kalau air di hutan bewarna merah. Namun ada satu sumber air bersih dan jernih, berjarak tidak jauh hanya beberapa meter. Mendengar hal itu rekan Fiersa yang bernama Ajir memiliki inisiatif untuk mengambil air bersih di tempat yang tidak jauh itu.

“Setelah turun dari puncak ke camp ground kita semua tidak ada yang sadar bahwa waktu sudah menunjukan magrib”kata Fiersa. Bang Mardi pun mendadak memiliki perasaan yang tidak enak dan khawatir kalau Ajir tersesat.

Perjalan menuju sumber air bersih tidak jauh hanya sekitar 15 menit dari tempat Fiersa dan rombongan berada, dan juga sampai pukul 8 malam Ajir pun belum balik. Lagipula jalur  menuju sumber air bersih itu sudah diberi tanda dengan pita, jadi kecil kemungkinan akan tersesat.

Akhirnya, Fiersa dan rombongan pergi menyusul Ajir, dan saat ditemukan Ajir terlihat sedang panic karena kebingungan. Selama hampir dua jam Ajir hanya berputar-putar di tempat dan tidak pernah sampai ke tempat air bersih.

Setelah kejadian aneh dan misterius itu, Fiersa dan rombongan akhirnya tidur di tenda. Malamnya Fiersa mendengar suara perempuan tertawa dan suara makhluk jatuh padahal semua orang sedang tidur. Ternyata tidak hanya Fiersa yang mendengar suara itu tetapi rekannya Akbar juga mendengar suara yang sama.

Fiersa mengaku lebih takut kepada makhluk yang kasat mata. Dia pun selalu membawa pisau lipat kemanapun dia pergi. “Saat pergi ke Gunung Pesagih ada juga yang mendengar suara di luar, Fiersa justru lebih mempersiapkan pisau lipatnya, karena takut tenda yang ditempatinya didobrak. Kalau makhluk halus kita mempersiapkan doa-doa. Jadi kita semua harus selalu waspada” aku Fiersa Besari.