Gunung Matterhorn, Gunung Spesial Di Pegunungan Alpen

Gunung Matterhorn, Gunung Spesial Di Pegunungan Alpen

Gunung Matterhorn terletak pada Pennine Alps pada perbatasan antara Swiss dan Italia. Ini merupakan galat satu yang paling populer serta spesial asal semua zenit Alpine.

Matterhorn adalah super besar berbentuk piramida, berdiri di ketinggian yg mendominasi cakrawala 4478 meter (14.690 kaki) yang menjadikannya gunung tertinggi keenam di Pegunungan Alpen serta di Eropa.

Empat permukaannya yg curam naik pada atas gletser pada dekatnya serta menghadap ke empat titik kompas, utara, timur, selatan dan barat.

 

Gunung Matterhorn, Gunung Spesial Di Pegunungan Alpen

Meskipun bukan puncak tertinggi pada Pegunungan Alpen, ketenarannya ialah sebab bentuknya yg hampir mustahil.

Bentuk huma yg tidak biasa menggunakan puncak yg tampak memanjang pada sisi utaranya, membuatnya tampak mirip ular kobra yang akan menyerang.

Pembentukan Matterhorn (serta sisa Pegunungan Alpen) dimulai lebih kurang 50 sampai 60 juta tahun yang lalu ketika lempeng tektonik Afrika dan Eurasia bertabrakan.

Dan lapisan batuan sedimen yang telah terbentuk pada laut di antara mereka didorong ke atas bagian atas bahari.

Para ahli menyarankan bahwa Matterhorn dimulai menjadi bukit bundar , namun memperoleh bentuk piramidalnya yg tidak sinkron menjadi dampak asal kekuatan erosi alami selama jutaan tahun terakhir.

Pendakian pertama yang berhasil berasal zenit ikonik ini adalah di 14 Juli 1865 oleh tim yg dipimpin sang ilustrator, pendaki, serta penjelajah Inggris Edward Whymper.

Dia sebelumnya telah melakukan beberapa upaya yg gagal di zenit. Pendakian itu dirusak oleh tragedi waktu empat anggota tim kehilangan nyawa mereka sebab jatuh sempurna pada bawah zenit waktu turun.

Pendakian ke 2 terjadi hanya 3 hari sesudah kemenangan Whymper, asal pihak Italia. wajah utara gunung yg sulit tidak didaki sampai 31 Juli dan 1 Agustus 1931.

Paras utara Matterhorn menghadap ke Lembah Zmutt Swiss, sementara bagian selatan berdiri menjaga desa resor ski Italia Breuil-Cervinia.

Theodul Pass, rute perdagangan yg digunakan sang orang Romawi serta Celtic antik sejak 100 SM menghubungkan ke 2 tujuan tadi.

Tidak diketahui¬†https://www.banluanghospital.com/ kebanyakan orang, orang Romawi awalnya menamai Matterhorn, ‘Mons Silvius’.

Faktanya, baru pada kurang lebih tahun 1500-an orang Jerman menamai gunung itu, Matterhorn, yg dari dari “matte” yang berarti padang rumput dan “tanduk” yg berarti puncak .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.