Arsip Tag: wisata alam

Wisata Alam Jogja Terbaik Yang Tak Boleh Kamu Lewatkan

Wisata Alam Jogja Terbaik Yang Tak Boleh Kamu Lewatkan

Siapa sih yang tak kenal dengan Jogja? Kota yang memiliki banyak sekali keindahan ini memang disukai oleh banyak wisatawan mulai dari dalam negeri hingga luar negeri.

Jogja juga dikenal memiliki banyak wisata yang bisa dikunjungi mulai dari wisata buatan hingga wisata alamnya.

Kota ini sangat cocok untuk kalian yang ingin berhenti sejenak dari keruhnya pekerjaan dan menjelajahi beberapa wisata alam yang ada di Jogja.

Kalian mungkin sudah tahu beberapa wisata seru yang tersedia di Jogja. Namun, ada pula wisata alam yang ditawarkan oleh Jogja untuk kalian. Nah, untuk kalian yang berencana berlibur ke Jogja, di bawah ini kami akan berikan beberapa rekomendasi wisata alam di Jogja.

1.Resoinangun Garden

Wisata Alam Jogja Terbaik Yang Tak Boleh Kamu Lewatkan

Berwisata ke Pantai Selatan Yogyakarta juga tak hanya bisa menikmati keindahan laut saja loh. Karena, di sini kalian juga bisa menikmati keindahan kebun bunga yang berwarna – warni.

Bunga – bunga yang ada sangat menarik dan memikat hati dengan jumlah yang sudah mencapai sekitar 20 kebun di tepi jalur Jalan Lintas Selatan atau JJLS Pulau Jawa.

Kebun bunga bernama Resoinangun Garden ini dirintis oleh Warga Dusun Ngepet dan Dusun Tegalsari, Desa Srigadig, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Di sini ada berbagai spot serta aksesoris unik untuk berfoto seperti becak bunga, sepeda bunga, lampion hingga kursi dari bambu yang layak untuk dicoba.Jika ingin berburu foto, kalian hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 saja.

  • Tiket Masuk: Rp5.000
  • Alamat: Malangan, Srigading, Sanden, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta 55763.
  • Jam Operasional: Setiap hari, 06.00 – 19.00
  • Telepon: 0813 2827 1117

2.Kebun Bunga Matahari Pantai Samas

Kebun Bunga Matahari Pantai Samas

Hamparan bunga matahari yang indah di sisi utara Pantai Samas, tepatnya di Dusun Tegalsari, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, menjadi tempat wisata dadakan bagi para pecinta foto.

Jangan lupa untuk membawa kamera kesayangan kalian untuk mengabadikan momen yang ada di sini.

Tempat yang hits ini juga memiliki fasilitas yang memadai mulai dari kios makanan, mushola, penginapan, toilet umum, hingga tempat parkir yang luas.

Lokasinya yang berada di kawasan Pantai Samas memungkinkan Anda bisa bersantai di pantai setelah menikmati Kebun Bunga Matahari-nya

  • Tiket Masuk: Rp5.000
  • Alamat: Jalan Lintas Selatan, Srigading, Sanden, Trukan, Srigading, Sanden, Bantul, DI Yogyakarta 55763.
  • Jam Operasional: 05.00 – 18.00

3.Perengan Park

Perengan Park

Berwisata ke Yogyakarta bagian Selatan tentunya tak boleh kalian lewatkan. Apalagi untuk Perengan Park. Tempat ini menawarkan berbagai spot selfie yang bisa kalian coba.

Apalagi jika kalian menyukai foto kekinian dengan latar belakang panorama hamparan persawahan yang hijau dengan udara khas pesisir Pantai Selatan Yogyakarta yang sejuk.

Di sini juga ada jembatan bamboo yang mirip dengan jembatan bamboo di persawahan Sukorame, Mangunan, Dlingo Bantul.

  • Tiket Masuk: Rp5.000
  • Alamat: Malangan, Srigading, Sanden, Bantul, DI Yogyakarta 55763. Koordinat disini
  • Jam Operasional: 05.00 – 19.00

Itulah 3 rekomendasi tempat wisata alam terbaik di Jogja yang harus kalian coba datangi dan kunjungi.

Tentu saja setiap tempat memiliki keunikkannya masing – masing. kalian juga bisa mendatanginya hanya dengan membayar sejumlah uang yang terbilang sangat murah.

Selain itu, jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan di sekitar tempat wisata ya. semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian yang saat ini berencana berlibur ke Jogja.

Pesona Keindahan Danau Kelimutu

Pesona Keindahan Danau Kelimutu

Kelimutu adalah sebuah nama dari gunung berapi yang terletak di pulau Flores, provinsi NTT, Indonesia tepatnya di desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende.

Gunung yang satu ini memiliki sebuah danau di puncak gunungnya yang berjumlah tiga buah danau, danau ini juga dikenal sebagai danau Tiga Warna, hal ini dikarenakan ketiga danau tersebut memiliki warna yang berbeda seperti merah, biru, putih.

Asal kata Kelimutu merupakan gabungan kata dari Keli yang memilki artian sebagai gunung dan juga Mutu yang artinya mendidih.

Warga setempat percaya dengan warna-warna di danau tersebut memiliki arti sendiri dan juga memilkiki kekuatan alam yang sangat tinggi.

Pesona Keindahan Danau Kelimutu

Seperti warna biru atau juga dikenal dengan nama Tiwu Nuwa Muri Koo Fai yang dipercaya sebagai tempat berkumpulkan jiwa anak muda yang sudah meninggal.

Warna merah atau Tiwu Ata Polo merupakan tempat yang dipercaya sebagai tempat berkumpul jiwa yang sudah meninggal namun semasa hidupnya melakukan kejahatan.

Warna putih atau Tiwu Ata Mbupu merupakan tempat berkumpulnya jiwa orang tua yang sudah meninggal.

Mereka juga percaya bahwa jika warna danau tersebut berubah warna, maka mereka harus segera memberikan sesajen kepada arwah yang sudah meninggal tersebut.

Danau yang satu ini memiliki Luas sekitar 1.051.000 meter persegi dengan volume air sebanyak 1.292 juta meter kubik.

Saat kamu tiba di tempat ini, kamu akan disajikan pemandangan tebing dari bebatuan yang sangat curam, kamu juga akan dikejutkan dengan sosok penunggu tebing yang merupakan gerombolan monyet berbulu coklat.

Kamu juga bisa melihat dua dari tiga danau yang terdapat dikawasan ini dengan menaiki 15 anak tangga yang sudah disediakan, kamu bisa melihat danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai dan juga Tiwu Ata Polo.

Danau berwarna merah ini terletak di sebelah kanan saat posisi badan kamu sedang mengrah kea rah danau. Sedangkan untuk sisi kiri terdapat dana yang berwarna biru.

Untuk mencapai ketempat yang satu ini, kamu memerlukan kesabaran yang tinggi, karena jalanannya sangatlah curam dan udara yang tersedia juga semakin menipis mengingat tempat ini berada di ketinggian.

Namun semua akan terbayar puas, ketika kamu sampai dan melihat ketiga danau ini dari atas, kamu bisa mengabadikan foto dan kemudian menunggahnya ke social media.

Kamu yang datang pada bulan Agustus lebih tepatnya pada tanggal 14 bisa melihat secara langsung ritual yang diadakan disana.

Ritual tersebut bernama Festival Danau Kelimutu yang bertujuan untuk pati ka yang bearti memberi makan dalam artian warga sekitar.

Pemberian makan tersebut ditujukan kepada leluhur danau Kelimutus sendiri yang berupa sesajen yang terdiri dari daging babi yang diletakan di mangkuk tanah liat  dan minuman beralkhohol kas daerah tersebut.

Ritual tersebut akan dimulai dengan duduk melingkar disekitar berkumpulnya arwah, dan mereka akan berdoa untuk para leluhur mereka, dan sisa makanan tersebut akan dimakan bersama.

Moment terbaik kamu untuk datang ke tempat ini kami sarankan pada pagi hari, dengan ditemani segelas kopi atau teh hangat, kamu akan menyaksikan bagaimana mentari fajar terbit dari timur dengan pemandangan yang sangat indah.

Nah, kira-kira itulah sedikit pembahasan mengenai danau Kelimutu yang terdapat di pulau Flores.

Semoga artikel ini membantu kamu mendapatkan informasi serta menambah wawasan kamu ya.

Ingat untuk selalu menjaga kebersihan ke tempat wisata yang kamu kunjungi untuk kenyamanan bersama.

Wisata Alam Yang Terdapat di Tangerang

Wisata Alam Yang Terdapat di Tangerang

Tangerang merupakan kota yang sangat dekat sekali dengan Jakarta, faktnaya banyak tempat wisata di Tangerang yang bisa kamu masukan kedalam daftar rencana liburan kamu.

Berbagai destinasi wisata tersedia untuk kamu mulai dari wisata alam, bahkan spot yang instagramable juga tersedia disana.

Kota yang satu ini memiliki daya tarik tersendiri, misalnya seperti jaraknya yang sangat dekat dari Jakarta sehingga bisa dijadikan sebagai tempat liburan akhir pekan tanpa harus menunggu libur Panjang terlebih dahulu, sehingga sangat mungkin dilakukannya one day vacation.

Namun, meskipun demikian kedekatannya dengan kota Jakarta, tidak menjamin semua spot di Tangerang ini populer, padahal banyak sekali tempat yang mengesankan.

Supaya kamu tidak ketinggalan lebih baik simak pembahasan dibawah ini yuk!

1.Telaga Biru Cisoka

Wisata Alam Yang Terdapat di Tangerang

Tempat yang satu ini merupakan tempat bekas galian pasir yang ada di Kabupaten Tangerang, tepatnya di kampung Cigaru, Dewsa Cisoka.

Bekas galian pasir tersebut disii oleh air hujan sehingga menghasilkan sebuah telaga yang sangat indah.

Untuk kamu yang ingin ketempat ini kamu bisa berangkat menggunakan KRL ke Tanah Abang – Maja  dan kemudian turun di Stasius Tigaraksa, setelahnya kamu bisa menggunakan angkutan dalam kota untuk menuju ke telaga yang satu ini

Tempat ini dinamakan telaga biru dikarenakan penampakan air telaga tersebut memang berwarna biru, namun terkadang bisa berubah menjad bening atau kekuningan.

Awalnya telaga tersebut tidak diurus oleh siapapun, hanya sebuah tempat peninggalan galian pasir biasa. Kemudian di tahun 2015 pada musim kemarau Panjang, air tersebut tiba-tiba berubah menjadi warna biru dan membuat heboh warga sana.

Akhirnya tempat ini mulai dikenal oleh banyak orang dengan bantuan mulut ke mulut serta unggahan keren ke social media, hal tersebut sangat jarang di kota Tangerang yang memiliki kepadatan penduduk cukup tinggi.

2.Tebing Koja

Tebing Koja

Tebing Koja merupakan sebuah tebing yang berada di kota Tangerang, disana terdapat beberapa tebing-tebing kapur dengan bentuk yang sangat indah dengan luas lahan 2 hektare.

Jika kamu ingin pergi kesini, kami sarankan datanglah ketika pagi hari ketika matahari terbit ataupun terbenam, karena di waktu tersebut foto yang dihasilkan akan sangat dramatis.

Tebing yang satu ini juga memiliki nama tebing Godzilla, hal tersebut dikarenakan bantuan pengunjung yang membantu mempopulerkan tempat ini, selain itu terdapat satu batu tebing yang berbentuk menyerupai hewan Godzilla tersebut.

Dulunya tempat ini hanyalah lahan kapur yang datar, tetapi dikarenakan penambangan manual menggunakan cangkul dan menggali sedalam 5 hingga 10 meter akhirnya tanah tersebut tergerus, dan karena pengerjaannya masih manual sehingga terjadi ketidaksama rataan.

Lokasi ini viral pada tahun 2017, kala itu terdapat seorang pasangan calon suami istri yang sedang melakukan sesi foto pre-wedding, dan kemudian mengunggahnya ke media social Facebook.

Untuk bisa kesini kamu harus menempuh waktu selama 1.5 jam dengan jarak sekitar 42 kilometer dari pusat kota Tangerang.

Jam buka dari tempat yang satu ini dimulai pada pukul 7 pagi hingga waktu matahari terbenam pukul 18.30, sayangnya lokasi ini tidak memiliki penerangan yang memadai sehingga tidak terdapat kegiatan pada malam hari di lokasi ini.

Harga dari tiket masuknya juga sangat ramah dikantong, yaitu hanya sebesar 5000 rupiah, dan kamu sudah bisa bebas berfoto-foto ria.

Nah, kira-kira itulah beberapa destinasi wisata alam yang ada di Tangerang. Semoga artikel ini bermanfaat ya.

Mengenal Negeri Atas Awan Yang Viral

Mengenal Negeri Atas Awan Yang Viral

Baru-baru ini terdapat destinasi wisata di kota Tangerang yang viral, ojek wisata tersebut adalah negeri di atas awan Gunung Luhur di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak saat ini mulai ramai dikunjungi oleh para wisatawan.

Hal tersebut dikarenakan destinasi wisata yang satu ini menyajikan pemandangan yang tak biasa, layaknya kita sedang berada diatas awan, ketika kita sampai di tempat ini maka akan terlihat hamparan awan yang sangat luas.

Bahkan jika mendekati hari weekend, pengunjung yang datang bisa mencapai angka 30.000, hingga menyebabkan kemacetan sepanjang 7 kilometer.

Pemerintah Kabupaten Lebak sendiri sudah mengajukan untuk sebagain dari wilayah tersebut menjadi Geopark nasional yang mencakup Gunung Luhur tersebut.

Nah, dibawah ini terdapat beberapa penjelasan mengenai tempat wisata yang satu ini. Yuk disimak.

1.Pengunjung yang ramai

Mengenal Negeri Atas Awan Yang Viral

Pengelola wisata alam di tempat ini mengatakan bahwa jumlah yang datang pada saat weekend sangat banyak, hal tersebut ditandai dengan kemacetan Panjang yang mengantri untuk masuk ke area wisata ini.

Para pengunjung sangat penasaran dengan bentangan awan yang sangat luas, dan beberapa dari mereka sudah mengantri sejak malam.

Pada suatu sabtu dimana tempat ini juga membuat kemacetan sepanjang 5 kilometer yang menyebabkan pemandangan macet yang sangat Panjang.

Akhirnya para pengelola-pun kewalahan dikarenakan harus mengurai kemacetan Panjang tersebut selama enam jam baik untuk pengunjung yang akan memasuki area ataupun yang akan melakukan perjalanan pulang.

Hal tersebut juga dikarenakan banyaknya yang mengunggah keindahan tempat ini ke social media, yang mengakibatkan warganet sangat penasaran. Dikatakan juga pengunjung yang datang bahkan berasal dari Jabodetabek.

2.Rute

Rute

Jika kamu memutuskan untuk berangkat ke tempat yang satu ini dari kota Jakarta, maka kamu membutuhkan waktu perjalanan kurang lebih selama lima jam dengan jarak tempuh sejauh 140 km.

Kamu bisa memulai rute kamu dengan masuk dari jalan tol Jakarta – Tangerang , kemudian berlanjut ke jalan tol Merak- Jakarta, setelah itu kamu bisa turun ke Jalan Cisoka hingga ke Jalan Raya Maja, setelahnya lanjutkan sampai ke Jalan Raya Maja-Koleang dan kamu hanya perlu mengikuti jalan hingga ke asir Haur, Babakan Tipar, dan Guradog.

Setelahnya, kamu akan sampai di jalan raya Cikotrek yang artinya kamu sudah sampai dikawasan gunung Luhu tersebut, kamu hanya perlu mengikuti petunjuk yang sudah diberikan disepanjang jalan.

3.Kegiatan

Kegiatan

Kegiatan yang biasa dilakukan disini adalah melihat pemandangan yang sangat indah, apalagi terdapat banyak spot foto yang akan membuat foto kamu di social media semakin kece.

Jika kamu sedang beruntung, maka kamu bisa melihat area awan yang sangat luas seperti membentuk lautan awan, di tempat ini juga disediakan area untuk camping, hal tersebut karena banyak pengunjung yang tak ingin melewatkan moment pemandangan awan yang tebal dan diiringi oleh terbitnya matahari yang akan membuat pemandangan menjadi sangat indah.

Didekat Negeri Atas Awan juga terdapat destinasi wisata air terjun yang lokasinya tidak terlalu jauh, jadi setelah kamu puas melihat pemandangan hamparan awan, kamu bisa mendatang air terjun  ini untuk sekedar berenang dan bermain air.

Nah, kira-kira itulah beberapa penjelasan mengenai Negeri Atas Awan yang saat ini sedang naik daun. Ingatlah untuk menjaga kebersihan ketempat manapun yang kamu datangi untuk kenyamanan bersama.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang sedang mencari informasi tentang Negeri Atas Awan ya.

Rekomendasi Tempat Indah di Sumba

Rekomendasi Tempat Indah di Sumba

Apakah kamu sudah bosan dengan destinasi yang berada di Pulau Jawa. Jika ya, maka artikel ini akan cocok untuk kamu karena kami akan membahas beberapa destinasi wisata yang ada di Pulau Sumba.

Sumba sendiri merupakan satu pulau yang berada di NTT sebelah barat daya Flores, disini kamu bisa melihat desa-desa tradisional yang terdapat pada puncak bukit dan dibatasi oleh dinding batu yang bersejarah. Pulau tersebut mengingatkan pada Pulau Skull pada film King Kong.

Di pulau tersebut juga masih dilakukan beberapa tradisi yang aneh seperti pemburuan kepala manusia, bahkan kamu bisa melihat beberapa kepala manusia masih tergantung di pohon tengkorak.

Dibawah ini akan kami berikan sedikit rekomendasi wisata Pulau Sumba.

1.Waikelo Sawah

Rekomendasi Tempat Indah di Sumba

Waikelo sawah merupakan tempat yang dulunya bekas pembangkit listrik tenaga air yang dibangun dan dikelola pemerintah ditahun 1976, dengan arus yang sangat kuat dapat memberikan kehidupan pada area sawah di sekitarnya dan tempat ini juga menjadi sumber air bersih untuk warga.

Ditempat ini juga dipenuhi oleh tumbuhan bewarna hijau yang tumbuh di bawah kaki bukit, Waikelo sawah juga memiliki air terjun dan beberapa gua yang megah dan indah.

Maka dari itu, tak heran tempat ini sering dijadikan untuk foto-foto ataupun sekedar untuk melihat, jika kamu datang pada bulan February, Maret, November kamu bisa melihat langsung tradisi tahunan yang diadakan seperti Pasola dan Wula Podu.

Namun jika kamu berencana untuk berenang disini, tempat ini bukan tempat yang tepat untuk kamu. Kamu bisa melihat destinasi selanjutnya dibawah

2.Laguna Weekuri

Laguna Weekuri

Merupakan sebuah tempat yang terletak di Desa Kalenarogo, Kec Kodi Utara, Kab Sumba Daya Barat, NTT. Danau ini merupakan danau yang akhir-akhir ini menjadi destinasi wisata yang sering dikunjungi karena menawarkan pemandangan yang indah.

Selain itu, danau ini juga berbeda dengan danau pada umumnya karena airnya yang asin, hal itu dikarenakan danau ini terbentuk dari air laut yang lepas, di danau ini juga kamu akan melihat gradasi seperti biru cerah, biru sedikit kehijauan, hal tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi danau ini.

Kamu bisa melakukan aktifitas berenang di tempat ini karena airnya yang tidak terlalu dalam, tempat ini juga masih jauh dari jangkauan kota sehingga membuatnya masih sangat terasa asri.

Untuk bisa ke tempat ini kamu harus berangkat dari Waikabukak ataupun Tambolaka, kamu bisa menyewa kendaraan disana untuk melakukan perjalanan dengan harga yang tidak begitu mahal.

Setelah itu kamu akan menempuh jarak sejauh 60km dari Tambolaka, kamu harus menyewa kendaaran karena belum ada kendaraan yang menfasilitasi tempat satu ini. Dan kamu juga harus bertanya kepada warga sekitar agar mendapatkan arah jalan yang pasti, medan yang dilewati juga beragam beberapa tempat sudah menggunakan aspal namun sebagian belum.

Kamu juga bisa menikmati pemandangan dari ketinggian, dengan berjalan sedikit kea rah barat, nantinya kamu akan berada di batu karang yang cukup tinggi sehingga pemandangan indah dapat terlihat sepenuhnya, namun kamu harus sangat berhati-hati karena batu karang tersebut sangat tajam. Danau atau laguna Weekuri jika dilihat dari ketinggian seperti kolam air yang bewarna biru dengan warna yang sangat indah jika matahari akan terbenam.

Nah, kira-kira itulah dua rekomendasi tempat di Pulau Sumba yang bisa kamu datangi, tetap jaga kebersihan. Semoga artikel ini bermanfaat ya.